PADANG, KITAPUNYA ID – Inovasi pelayanan publik yang mendekatkan diri dengan aktivitas ibadah masyarakat mulai membuahkan hasil manis.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Barat melalui UPTD PPD Padang (Samsat Padang) sukses menjalankan program "Sajadah" (Samsat Jumat Beribadah) yang berpusat di pelataran Masjid Raya Syech Khatib Al-Minangkabawi.
Kepala Bapenda Sumbar, Al Amin, mengungkapkan bahwa program ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi jamaah maupun masyarakat umum agar bisa menunaikan kewajiban pajak kendaraan bermotor tanpa harus mengganggu waktu kerja atau rutinitas harian.
"Kami ingin pelayanan pajak itu menyatu dengan aktivitas masyarakat. Sambil menuju masjid untuk shalat Jumat, warga bisa mampir sebentar ke mobil unit Samsat Keliling kami. Responsnya sangat positif," ujar Al Amin.
Tren Kunjungan Terus Meningkat
Berdasarkan data yang dihimpun dalam tiga minggu pelaksanaan, antusiasme wajib pajak menunjukkan tren kenaikan yang signifikan:
Jumat minggu I: 17 Wajib Pajak.
Jumat minggu II: Meningkat menjadi 25 Wajib Pajak.
Jumat Minggu III: Hingga pukul 11.30 WIB (sebelum salat Jumat dimulai), tercatat sudah ada 7 Wajib Pajak yang melapor, terdiri dari 5 unit kendaraan roda dua dan 2 unit kendaraan roda empat.
Kemudahan ini dirasakan langsung oleh Meri Saputri, salah seorang warga yang membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk sepeda motornya. Meri mengaku mengetahui informasi ini dari media sosial dan kebetulan melintas di area Masjid Raya.
"Sangat terbantu sekali, urusannya gampang dan cuma sebentar. Tadi saya bayar pakai QRIS, jadi tidak perlu repot cari uang tunai. Pas lewat lihat mobil Samsat, langsung mampir karena sebelumnya sudah baca infonya di medsos," kata Meri dengan raut puas.
Siap Sambut Ramadan dengan "Samsat Pabukoan"
Keberhasilan program Sajadah ini akan disusul dengan inovasi layanan selama bulan suci Ramadan. Kasubag TU UPTD PPD Padang, Defrizal, bersama Kasi Penagihan, Herry Pratama, mengonfirmasi bahwa layanan "Samsat Pabukoan" akan mulai beroperasi pada Senin, 23 Februari 2026.
"Samsat Pabukoan akan hadir menyasar titik-titik keramaian di mana warga biasanya berkumpul untuk mencari takjil atau menghabiskan waktu sore. Lokasinya akan bervariasi, yang pasti di tempat-tempat strategis dengan mobilitas kendaraan bermotor yang tinggi," jelas Defrizal.
Selain menyediakan takjil Samsat Padang juga akan membagikan door prize untuk masyarakat berupa helm SNI.
Mereka berharap kehadiran layanan di jam-jam santai seperti sore hari jelang berbuka (Pabukoan) dan waktu ibadah Jumat (Sajadah), meningkatkan kepatuhan wajib pajak terus meningkat seiring dengan kemudahan akses yang diberikan.

0 Comments