Pemprov Sumbar Siapkan Alternatif Lokasi Jika Hujan Saat Salat Id

 

Kantor Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) di Jl. Jenderal Sudirman, Kota Padang


PADANG, KITAPUNYA.ID— Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berencana menggelar Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 H/2026 M di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Padang. 

Namun, tanggal pastinya masih menunggu hasil Sidang Isbat yang akan ditetapkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Ahmad Zakri, menyampaikan bahwa Salat Idulfitri tingkat provinsi terbuka untuk masyarakat umum dan menjadi momen untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. “Insya Allah, pelaksanaan Salat Idulfitri Provinsi Sumatera Barat akan berlangsung di halaman Kantor Gubernur. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut merayakan Idulfitri dengan khidmat serta memperkuat tali silaturahmi,” ujar Ahmad Zakri.

Ia menegaskan, jadwal pasti pelaksanaan akan mengikuti keputusan resmi dari Pemerintah Pusat melalui Sidang Isbat. Meski begitu, Panitia Hari Besar Islam (PBHI) Pemprov Sumbar sudah mulai mempersiapkan kebutuhan teknis agar Salat Id berjalan tertib, lancar, dan nyaman bagi jamaah.

Dalam pelaksanaan nanti, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, dijadwalkan menjadi khatib, sedangkan imam salat adalah Edi Salman, Imam Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Sumatera Barat.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Edi Dharma, menambahkan bahwa pemerintah juga menyiapkan lokasi alternatif bila cuaca tidak mendukung. “Jika hujan turun, Salat Idulfitri akan dipindahkan ke Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Sumatera Barat,” jelas Edi Dharma.

Pemprov Sumbar menghimbau masyarakat yang akan mengikuti Salat Idulfitri tingkat provinsi untuk datang lebih awal dan menjaga ketertiban selama ibadah berlangsung. Dengan pelaksanaan Salat Id bersama ini, diharapkan semangat kebersamaan, ukhuwah Islamiyah, dan nilai-nilai keimanan semakin kuat di tengah masyarakat Sumbar.

Diketahui, awal Ramadan tahun ini berbeda antara pemerintah dan Muhammadiyah. Muhammadiyah memulai puasa lebih dulu, yakni Rabu, 18 Februari 2026, sedangkan pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 H pada Kamis, 19 Februari. Muhammadiyah juga telah menetapkan 1 Syawal 1447 H atau Idulfitri jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, sementara pemerintah menunggu hasil Sidang Isbat untuk pengumuman resmi.(def*)

0 Comments