Edukasi Hidup Sehat, Mahasiswa KKN UNAND Tingkatkan Kesadaran PHBS di Desa Lunto Barat

 

Foto bersama tim KKN Unand dengan murid SD di Desa Lunto Barat Kota Sawahlunto. Ist 

SAWAHLUNTO - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (UNAND) resmi menuntaskan rangkaian program pengabdian di Desa Lunto Barat, Kec. Lembah Segar, Kota Sawahlunto pada 18 Agustus 2025. 

Salah satu kegiatan unggulan yang dilaksaknakan oleh mahasiswa rumpun kesehatan adalah penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) selain program rutin pemeriksaan kesehatan gratis dan posyandu yang bekerja sama dengan Puskesmas setempat.

Penyuluhan PHBS dilaksanakan di mushala MIS Lunto dan melibatkan siswa kelas IV hingga VI dengan total 43 peserta. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja tim KKN rumpun kesehatan yang terdiri dari Daffa Haidar Alfaruq (Pendidikan Dokter), Novia Rahmi Ramadhani (Kebidanan), dan Farisya Nurul Fadila (Keperawatan).

Kepala Madrasah, Jasrilapidar, S.Pd.I, dan Koordinator Madrasah, Osriyenti, S.Pd.I menyambut positif kehadiran mahasiswa KKN. Jasrilapidar menyebutkan bahwa edukasi PHBS sangat bermanfaat dalam membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini.

Dalam penyampaian materi, Farisya Nurul Fadila menjelaskan bahwa PHBS merupakan upaya sadar dan terencana untuk meningkatkan kualitas hidup melalui kebersihan diri dan lingkungan. Lima poin utama yang disampaikan mencakup pencegahan penyakit menular, peningkatan daya tahan tubuh, semangat belajar, kebersihan lingkungan, dan pentingnya gizi seimbang.

Murid SD menyikat gigi dan diawasi tim KKN Unand Padang. Ist 

Sesi materi dilengkapi dengan demonstrasi enam langkah cuci tangan dan teknik menyikat gigi yang benar, serta kuis interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa. Suasana menjadi hidup ketika siswa antusias menjawab pertanyaan dan menerima hadiah kecil dari panitia.

“Kami melihat antusiasme luar biasa dari siswa. Semoga mereka dapat terus menerapkan PHBS di rumah dan di sekolah,” ujar Osriyenti usai kegiatan.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Nurwati Ekasari Putri, M.Si, turut memberikan apresiasi atas pencapaian mahasiswa bimbingannya. “Program seperti ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga membentuk karakter dan kompetensi sosial mahasiswa. Saya bangga melihat bagaimana mereka mampu mengemas materi kesehatan menjadi menarik dan mudah dipahami anak-anak,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa program PHBS merupakan bagian penting dari pengabdian masyarakat yang aplikatif dan berdampak langsung. “Harapan saya, kegiatan seperti ini terus berlanjut dan mampu menciptakan perubahan nyata di lingkungan tempat mahasiswa ditempatkan,” tambahnya.

Penutupan kegiatan ditandai dengan harapan dari tim KKN agar edukasi ini menjadi awal terbentuknya kebiasaan hidup sehat di kalangan siswa. Dengan berakhirnya masa KKN pada 18 Agustus, mahasiswa UNAND berharap kontribusi mereka dapat terus memberi dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.

0 Comments