Baru Teman tapi Sudah Bagaikan Sahabat

 


Oleh Saunir Saun

Kalau Tuhan akan memberi

Tidak ada yang menghalangi

Seperti menemukan orang baik

Berbudi dan terdidik


Inilah yang baru saja kudapatkan

Kami dipertemukan oleh Tuhan

Dalam acara presentasi tulisan

Di Kantor Dinas Kearsipan dan Kebudayaan


Baru pertama kali kami bertemu

Ya baru pada acara itu,  waktu itu

Tapi rasanya sudah dari lama waktu!

Pertemuan baru itu hangat dan mengharu


Walaupun beliau itu seorang pejabat

Tapi tutur katanya sangat hangat   

Tidak tampak kesan menonjolkan hebat

Kecuali memperlakukan orang seperti sahabat

Jelas kesan padaku beliau sangat menghormat


Wajahnya berseri terlihat

Tidak ada kesan sombong mencuat

Senyum hangatnya tidak tampak dibuat-buat


Beliau sodorkan minuman kepada  saya

Yang bagi levelnya entah siapa

Itupun dengan hangat pula

Berulang kali beliau lakukan itu

Di mana senyum dan tutur berpadu


Apakah dia tidak tahu

Siapa dia siapa aku

Sehingga dengan ramah dia lakukan begitu

Dengan sebaik-baik perilaku


Ada juga bisikan dalam hatiku

Kalau nanti sempat pula jadi pejabat aku 

Sikap teman baruku ini akan aku tiru

Tidak akan menonjolkan arogansiku


Walaupun beliau kepala Dinas

Keramahan luhurnya  tampak jelas 

Tidak memandang diri sebagai orang di atas

Semuanya diperlakukan dengan wajar dan ikhlas


Kalau untuk menjadi pejabat bagiku tak mungkin lagi

Karena batang usiaku sudah tinggi

Aku hanya berdoa  kepada Ilahi

Semoga kepada anak-anak dan cucu-cucuku diberi

Kemampuan mengutamakan budi

Yang menjadi alasan Tuhan mengutus Nabi: menyempurnakan budi pekerti.


Solok, 22 Agustus 2025.

0 Comments