Ebnovrio Hanesty, Nahkodai PPDI Sumbar Lima Tahun ke Depan

Foto bersama pasca pembukaan Musda PPDI Sumbar ke II tahun 2023. Its

PADANG-Ebnovrio Hanesty,M.Pd terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Perkumpulan Penyandang Disabilitas (PPDI) Sumbar periode 2023-2028. Pemilihan berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) PPDI Sumbar ke II di auditorium gubernuran,Minggu (15/1).

Ebnovrio meraih suara sebanyak  14 suara, sedangkan Syafrudin sebagai calon kandidat lainnya meraih 9 suara. Secara otomatis Syafrudin, terpilih sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Daerah Perkumpulan Penyandang Disabilitas (PPDI) Sumbar  periode 2023-2028.

Musda dibuka Gubernur Sumbar, yang diwakili Kepala Dinas Sosial  Sumbar,Arry Yuswandi.

Ketua Pelaksana Jafrizal mengatakan, Musda ini digelar karena habisnya masa kepengurusan periode 2016-2021.

“Namun, pada masa periode berakhir Musda tidak dapat digelar karena terkendala pandemi Covid-19,” katanya.

Jafrizal menambahkan, semoga Musda PPDI Sumbar dapat melahirkan kepengurusan baru yang membawa perubahan dan memfasilitasi Penyandang Disabilitas yang lebih baik.

“Selain itu, pengurus ke depan perlu bersinergi dengan Pemprov Sumbar,” kata dia.

Perwakilan Pengurus PPDI Sumbar M Afrio Anesti dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terimakasih kepada Pemprov Sumbar atas bantuan dan atensinya dalam acara ini.

“Ini menjadi motivasi kami untuk berbuat kepada Penyandang Disabilitas Sumbar,” katanya.

Ketua Umum PPDI Pusat Norman Yulian mengatakan, Musda merupakan agenda rutin untuk memilih kepengurusan yang baru.

“PPDI Sumbar merupakan yang menggelar Musda pertama sejak saya dilantik menjadi ketua umum,” ujarnya

Kepala Dinas Sosial Sumbar Arry Yuswandi mengatakan, Pemprov Sumbar terus berkomitmen untuk memberikan hak-hak penyandang disabilitas.

“Kami berkomitmen hak-hak warga Sumbar sama seluruhnya tidak boleh terabaikan termasuk penyandang disabilitas. Kesempatannya juga harus sama,” kata dia.

Sebagai wujud kepedulian pada disabilitas, dalam waktu dekat pemprov Sumbar akan menyediakan ruang kreativitas bagi mereka. Lokasi yang dipilih adalaj eks RS Jantung  yang ada di Khatib Sulaiman.

"Tahun ini kami akan lakukan pembenahan dan rehabilitas gedung bekas RS jantung. Itu aset pemprov dan akan dijadikan ruang bagi saudara kita yang disabilitas.Kami akan siapkan sarana yang memadai, seperti kamar mandi dan lain sebagainya.Sehingga saudara kita yang disabilitas merasa aman dan nyama berkreasi, menjual aneka produk yang mereka hasilkan," pungkas mantan kepala dinas kesehatan Sumbar itu. YL

0 Comments