arrow_upward

Puluhan Ton Sabut Kelapa Padang Pariaman Diekspor ke Tiongkok

Tuesday, 1 February 2022 : 14:32

 

Sabut kelapa.Ist

PARIK MALINTANG -Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur meluncurkan ekspor perdana sabut kelapa produksi Koperasi Serabut Kelapa (Kosapa) Petani Minang Global (PMG) ke Tiongkok sebanyak 70 ton, Senin (31/1).



Hadir dalam acara launching itu, Ketua umum Kosapa PMG Efli Ramli, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Nazwir mewakili gubernur. Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Dewi Roslaini, Plt. Kepala DPMPTP Fakhriati, Kabag Prokopim Anesa Satria, Camat Ulakan Tapakih Emri Nurman, anggota Forkompimca, serta tokoh masyarakat setempat.



Juga hadir, Dewan Pengawas Kosapa PMG, diantaranya Prof. Fasli Jalal, Prof. Maizar Rahman dan Prof. Aini Amir yang juga selaku pemilik lahan. Sementara, Duta Besar RI untuk Republik Tiongkok Jauhari Oratmangun berkesempatan memberikan sambutan secara virtual.



Bupati mengatakan , sabut kelapa sangat besar potensinya dan menjadi komoditas unggulan, karena hampir terdapat di seluruh Indonesia. Untuk itu, dia berterima kasih kepada Kosapa PMG yang telah membantu pergerakan ekonomi dan membuka lapangan kerja di Ulakan. Tentunya hal ini, secara bertahap akan dapat mengangkat tingkat perekonomian Kabupaten Padang Pariaman secara keseluruhan.



Senada dengan itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Nazwir mengatakan komoditas kelapa di Sumatera Barat memiliki nilai ekspor yang cukup menjanjikan. Berbagai produk telah diekspor, baik dari bentuk santan maupun dalam bentuk olahan air kelapa serta serabut kelapa yang bernilai tinggi.



Melihat potensi itu, diimbau masyarakat yang memiliki lahan untuk menanam kelapa varietas unggul. Karena, kelapa memiliki prospek yang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



“Padang Pariaman merupakan daerah penghasil komoditas kelapa terbesar dan terbaik di Sumatera Barat. Karena itu, tidak ada salahnya potensi ini diunggulkan dan kita jadikan primadona untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di Padang Pariaman dan Sumatera Barat secara umum”, ungkap Nazwir.GS