-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Empat Petugas RSUP M. Djamil Padang Positif Omicron

Friday, 28 January 2022 | 07:34 WIB Last Updated 2022-01-28T00:34:29Z

 



PADANG
-Kasus positif corona varian Omicron terdeteksi di Sumbar. Itu disampaikan Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Universitas Andalas, Padang Dr Andani Eka Putra, dalam grup whatsApp Kawal Covid 19 Sumbar, Kamis (27/1). Dari 15 pasien positif, empat diantaranya petugas RSUP M.Djamil Padang.



"Benar ada petugas kami yang positif Omicron. Ini diketahui dari PCR rutin yang dilakukan pada semua petugas di rumah sakit. Hasil SGTF empat petugas kami menunjukkan probable Omicron" sebut Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RS Dr M Djamil Padang dr Rose Dinda Martini, SpPD, KGer yang dihubungi wartawan , Kamis malam (27/1).



Dikatakannya, petugas yang positif Omicron itu terdiri dari petugas promkes, perawat, petugas gizi, petugas manajemen.



"Selain petugas ada satu pasien ysng juga positif Omicron. Dia diketahui positif ketikan akan menjalani operasi elektif. Pasien itu belum dirawat. Rata-rata yang positif bergejala ringan. Semua petugas kami yang positif isolasi mandiri di rumah," terang Rose.



Dijelaskannya, petugas yang dipositif Omicron punya riwayat perjalanan dari luar Sumbar, ada riwayat berkerumun, makan-makan bersama. Petugas yang positif ketahuan terjangkit Omicron setelah menjalani swab rutin. Sebab RSUP M. Djamil, mewajibkan petugas yang baru pulang dinas dalam dan luar kota mesti menjalani PCR. Ditambah lagi setelah Omicron merebak di Pulau Jawa semuanya rutin diswab secara masif. Semua petugas yang akan dinas wajib screening.



"Dari sana ketahuan satu orang yang positif Omicron. Pasien positif pertama ini tanpa gejala," ujarnya.



Sejak adanya temuan positif Omicron, setiap harinya RSUP M. Djamil Padang melakukan pemeriksaan sample ratusan petugas

.

Selain itu, selama pandemi berlangsung, RSUP M. Djamil belum melonggarkan pemeriksaan untuk setiap pasien yang masuk. Begitu juga dengan penunggu wajib swab.



"Sejak beberapa bulan kasus longgar kami tidak melakukan screning massal tapi sejak Omicron muncul di Pulau Jawa Pak Dirut pengambil kebijakan screening massal wajib dilakukan. Hingga terjaring satu persatu petugas yang positif Omicron," ujarnya.



Selama pandemi rawatan untuk pasien positif Covid-19 masih stanby sebagai persiapan jika terjadi peningkatan kasus. Seperti ruang paru dan lainnya.

 


Sementara, informasi yang didapat pasien positif Omicron lainnya ada yang menjalani isolasi di Asrama Haji Padan. YL

×
Berita Terbaru Update