-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Angka Positif Covid Terus Melonjak, Hotel di Padang Disulap jadi Ruang Isolasi

Thursday, 22 October 2020 | 07:09 WIB Last Updated 2020-10-22T00:09:16Z

Gubernur Irwan Prayitno saat menerima Sestama BNPB, Harmensyah di Istana Kediaman Gubernur Sumbar, Rabu (21/10).ist

PADANG-
Mengantisipasi melonjaknya jumlah positif covid-19 di Sumbar, Pemprov Sumbar terus menyiapkan ruang isolasi baru. Rencananya Pemprov Sumbar menjadikan beberapa hotel di Kota Padang, tempat karantina pasien Covid-19.


Rencana itu juga mendapat respon dari Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB). Bahkan, BNPB siap menyediakan anggaran untuk menjadi hotelkan tempat isolasi pasien Covid-19.


“Dengan hadirnya karantina di hotel ini, maka bagi pasien positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri akan dimasukan ke dalam hotel tersebut, untuk dikarantina,. Tujuannya agar tidak menyebar di rumah, karena di rumah tidak siap dengan sarana pra sarananya,” ungkap Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Rabu (21/10).


Irwan Prayitno menambahkan, hotel yang disiapkan, untuk karantina positif Covid-19 ini, nantinya hotel bintang II dan bintang III. Hotel bintang III dijadikan untuk tempat pasien umum dengan gejala ringan dan bintang III untuk tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19.


“Kita sedang siapkan prosesnya. Sore ini saya bersama Kapolda Sumbar rapat dengan Kepala BNPB terkait rencana karantina di hotel ini,” terangnya.


Irwan Prayitno mengklaim, mulai hari ini tidak kekurangan fasilitas untuk karantina dan isolasi. Asrama Haji Padang menurutnya, juga Kamis (22/10) kemungkinan sudah siap dijalankan untuk karantina.


“Karena saat ini sudah dipagar sejak Minggu kemarin dan tenaga kesehatannya sudah diambil dari beberapa tempat. Begitu juga rumah sakit, minggu ini sudah bertambah 68 tempat tidur. Ini bisa meng-cover kebutuhan kamar perawatan,” ungkapnya.


Langkah-langkah penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemprov Sumbar mendapat apresiasi dari Sekretariat Utama (Sestama) BNPB, Harmensyah.


“Penanganan Covid-19 di Sumbar sangat bagus. Apalagi testing dilakukan dengan biaya gratis selama ini. Menurutnya, angka yang terpapar Covid-19 saat ini cukup tinggi di Sumbar, karena testing yang dilakukan melalui test swab semakin banyak. Ini sangat baik sekali,” ungkapnya.


Terkait rencana menyiapkan hotel untuk tempat karantina, Harmensyah menyatakan BNPB siap menyediakan sarana dan prasarana pendukungnya.


“Silahkan cari hotel bintang II dan III. Nanti kita siapkan fasilitasnya. Pemprov Sumbar tidak perlu repot-repot lagi cari dan bangun rumah sakit darurat,” ungkapnya. YS


×
Berita Terbaru Update