Berita Pilihan

Irjen Djati Diganti, Jawari Jadi Kapolda Sumbar

Markas Polda (Mapolda) Sumatera Barat (Sumbar) 


PADANG, KITAPUNYA.ID – Polri kembali melakukan perombakan dalam jajaran perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sebanyak 88 personel mendapat penugasan baru dalam mutasi kali ini, termasuk 19 pejabat yang mengisi posisi Kapolda di sejumlah wilayah.

Perubahan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang diterbitkan pada 2 Oktober 2026. Telegram itu memuat pergantian sejumlah jabatan strategis, baik di lingkungan Mabes Polri maupun kepolisian daerah.

Salah satu posisi yang mengalami pergantian adalah Kapolda Sumatera Barat (Sumbar). Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy yang baru sekitar tiga bulan menjalankan tugas sebagai Kapolda Sumbar digantikan oleh Irjen Pol Jawari. Djati mulai menjabat Kapolda Sumbar pada 6 Juli 2026, sementara Jawari sebelumnya dipercaya sebagai Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri).

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, rotasi dan mutasi merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan institusi sekaligus menjadi bagian dari pembinaan dan pengembangan karier anggota.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Johnny dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).

Dari total 88 personel yang mengalami mutasi, sebanyak 70 orang memperoleh promosi maupun penugasan pada jabatan baru. Pergeseran juga terjadi pada sejumlah posisi penting di tingkat Mabes Polri.

Di jajaran pejabat utama (PJU) Mabes Polri, terdapat 14 personel yang mendapat penugasan baru. Mereka antara lain Komjen Pol Asep Edi Suheri yang dipercaya menjadi Irwasum Polri, Irjen Pol Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam Polri, Irjen Pol Asep Safrudin sebagai Kabareskrim Polri, serta Irjen Pol Dr Hery Herjawan sebagai Kabaharkam Polri.

Selanjutnya, Irjen Pol Rudi Darmoko ditunjuk sebagai Kalemdiklat Polri, Irjen Pol Andik Setiyono sebagai Astamarena Kapolri, Brigjen Pol Agus Dwi Hermawan sebagai Aslog Kapolri, dan Brigjen Pol Deni Dharmapala sebagai As SDM Kapolri.

Pergantian juga terjadi pada sejumlah posisi lainnya. Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap mendapat amanah sebagai Kadivpropam Polri, Irjen Pol Roberto G. M. Pasaribu sebagai Kadiv TIK Polri, Brigjen Pol Tubagus Ami Prindani sebagai Kadensus 88 AT Polri, Irjen Pol Ahrie Sonta N sebagai Kadivkum Polri, Irjen Pol Arie Ardian Rishadi sebagai Kakortastipidkor Polri, serta Kombes Pol Didik Hariyanto sebagai Koorspripim Polri.

Sementara itu, rotasi juga menyasar 19 posisi Kapolda. Sejumlah nama yang mendapat penugasan baru yakni Irjen Pol Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Suwondo Nainggoan sebagai Kapolda Maluku, Irjen Pol Suhendri sebagai Kapolda Kepri, Irjen Pol Arman Achdiat sebagai Kapolda Riau, Irjen Pol Reza Arief Dewanto sebagai Kapolda NTT, serta Irjen Pol Hengki sebagai Kapolda Jawa Barat.

Berikutnya, Brigjen Pol Hendra Kurniawan ditunjuk sebagai Kapolda Banten, Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan sebagai Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono sebagai Kapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Pasma Royce sebagai Kapolda Bali, dan Irjen Pol Jawari sebagai Kapolda Sumatera Barat.

Selain itu, Irjen Pol M. Awal Chairuddin dipercaya memimpin Polda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Widodo menjadi Kapolda Jambi, serta Irjen Pol Nurworo Danang sebagai Kapolda Gorontalo.

Pergantian pimpinan juga terjadi di Polda Sumatera Utara dengan penunjukan Brigjen Pol Sonny Irawan, Polda Sumatera Selatan yang dipimpin Brigjen Pol Rony Samtana, Polda Sulawesi Tengah dengan Irjen Pol Rizal Irawan, Polda Sulawesi Barat dengan Irjen Pol Totok Suharyanto, serta Polda Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Irjen Pol Langgeng Purnomo.

Selain rotasi jabatan, telegram tersebut juga memuat kenaikan pangkat bagi 21 personel. Sejumlah Pati dan Pamen lainnya turut mengalami penyesuaian pada jenjang jabatan masing-masing.

Johnny menegaskan, seluruh personel yang memperoleh penugasan baru diharapkan segera beradaptasi dengan tanggung jawab yang diberikan. Mereka juga diminta memastikan berbagai program yang telah berjalan tetap berlanjut.

“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” kata Johnny.(def*)
Baca Juga
Berita Terbaru
  • Irjen Djati Diganti, Jawari Jadi Kapolda Sumbar
  • Irjen Djati Diganti, Jawari Jadi Kapolda Sumbar
  • Irjen Djati Diganti, Jawari Jadi Kapolda Sumbar
  • Irjen Djati Diganti, Jawari Jadi Kapolda Sumbar
  • Irjen Djati Diganti, Jawari Jadi Kapolda Sumbar
  • Irjen Djati Diganti, Jawari Jadi Kapolda Sumbar
Posting Komentar