Berita Pilihan

Tingkatkan Keselamatan Publik, KAI Divre II Sumbar Aksi Simpatik di Perlintasan Stasiun Padang

 


PADANG, KITAPUNYA.ID— Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada Senin (28/9/2026), KAI Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman dan andal. 

Komitmen tersebut diwujudkan lewat aksi edukasi keselamatan perlintasan sebidang di JPL 07 KM 6+800, petak jalan Bukitputus–Padang (Stasiun Padang).

Aksi simpatik di jalan raya ini dipimpin langsung oleh Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, bersama jajaran manajemen, perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar, PT Jasa Raharja, BTP Kelas II Padang, serta kolaborasi aktif dari komunitas pencinta perkeretaapian seperti Sumatrain, IRPS, dan Transport for Padang.

Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan membentangkan spanduk imbauan, membagikan stiker keselamatan, hingga memberikan souvenir kepada pengguna jalan yang tertib berlalulintas di perlintasan sebidang.

Semangat "Semakin Melayani" Berlandaskan Budaya Keselamatan

Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, menyampaikan bahwa perayaan HUT ke-81 KAI yang mengusung tema "Semakin Melayani" harus berakar kuat pada jaminan keselamatan jiwa masyarakat, baik penumpang di dalam kereta maupun pengguna jalan raya.

“Semangat 'Semakin Melayani' pada HUT ke-81 KAI kami wujudkan tidak hanya lewat peningkatan fasilitas armada, tetapi juga memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Perlintasan sebidang merupakan titik kritis tempat bertemunya moda transportasi jalan dan rel yang membutuhkan kesadaran kolektif,” ujar Lutfi.

Lutfi menambahkan bahwa masalah keselamatan perlintasan tidak bisa diselesaikan oleh KAI semata, melainkan butuh sinergi lintas instansi, pemerintah daerah, komunitas, dan kepatuhan masyarakat pengguna jalan.

Langkah Konkret KAI Divre II Sumbar Sepanjang 2026

Guna menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang, KAI Divre II Sumbar gencar menjalankan berbagai tindakan mitigasi preventif di wilayah Sumatera Barat sepanjang tahun 2026:

Penutupan Perlintasan Liar: Menutup 30 titik perlintasan tidak resmi yang membahayakan.

Sosialisasi Perlintasan: Menggelar edukasi di 57 titik perlintasan sebidang (baik yang dijaga maupun tanpa penjaga).

Pemasangan Banner Rawan: Memasang 17 banner imbauan di lokasi rawan kecelakaan.

Edukasi Sekolah & Lingkungan: Menyasar 47 sekolah dan fasilitas umum untuk menanamkan budaya disiplin berlalulintas sejak dini.

Program Tanggung Jawab Sosial (TJSL/CSR): Menyerap bantuan CSR di 30 lokasi sekitar jalur rel untuk membangun kepedulian warga.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu disiplin saat melintas: berhenti sejenak, tengok kanan-kiri, dan pastikan kondisi aman sebelum menyeberang rel. Jangan mengambil risiko penerobosan karena keselamatan nyawa jauh lebih utama,” tegas Lutfi.

Melalui momentum pertambahan usia ke-81 ini, KAI Divre II Sumbar berkomitmen menjadikan keselamatan sebagai pilar utama pelayanan untuk mewujudkan ekosistem transportasi kereta api yang makin aman, nyaman, dan dicintai masyarakat Sumatera Barat.



Baca Juga
Berita Terbaru
  • Tingkatkan Keselamatan Publik, KAI Divre II Sumbar Aksi Simpatik di Perlintasan Stasiun Padang
  • Tingkatkan Keselamatan Publik, KAI Divre II Sumbar Aksi Simpatik di Perlintasan Stasiun Padang
  • Tingkatkan Keselamatan Publik, KAI Divre II Sumbar Aksi Simpatik di Perlintasan Stasiun Padang
  • Tingkatkan Keselamatan Publik, KAI Divre II Sumbar Aksi Simpatik di Perlintasan Stasiun Padang
  • Tingkatkan Keselamatan Publik, KAI Divre II Sumbar Aksi Simpatik di Perlintasan Stasiun Padang
  • Tingkatkan Keselamatan Publik, KAI Divre II Sumbar Aksi Simpatik di Perlintasan Stasiun Padang
Posting Komentar