![]() |
| Jalan di kawasan Parit Malintang Padang Pariaman dekat RSUD menuju Polres amblas karena hujan yang terjadi beberapa hari belakang. ist |
KITAPUNYA.ID, PADANG-Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sejak hari Sabtu (22/11/2025) telah memicu serangkaian bencana hidrometeorologi, meliputi angin kencang, banjir, dan tanah longsor di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman.
Juru Bicara BPBD Provinsi Sumbar, Ilham Wahab, pada Minggu sore (23/11/2025) menjelaskan dampak dari cuaca ekstrem tersebut.
Dampak di Kota Padang
Bencana di Kota Padang terjadi pada Sabtu hingga Minggu dini hari (22–23/11), meliputi angin kencang dan banjir:
1. Angin Kencang dan Pohon Tumbang
Angin kencang melanda beberapa wilayah, menyebabkan pohon tumbang yang signifikan dan menghambat akses jalan.
Kecamatan Koto Tangah: Meliputi Kelurahan Balai Gadang, Koto Panjang Ikur Koto, Pasia Nan Tigo, dan Lubuk Minturun.
Kecamatan Padang Barat: Melanda Kelurahan Kampung Pondok dan Purus.
2. Banjir
Akibat hujan deras sejak Sabtu, banjir terjadi pada hari Minggu (23/11) di:
Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Nanggalo.
Penanganan Kota Padang
BPBD Kota Padang segera merespons dengan melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir dan pembersihan material pohon tumbang untuk memulihkan akses jalan.
Dampak di Kabupaten Padang Pariaman
Kabupaten Padang Pariaman mengalami dampak bencana yang lebih luas, termasuk angin kencang, banjir, dan kerusakan infrastruktur akibat longsor:
1. Angin Kencang
Angin kencang dilaporkan terjadi di Nagari Tapakih, Kecamatan Ulakan Tapakih.
2. Banjir dan Rumah Terendam
Banjir melanda sejumlah kecamatan, menyebabkan beberapa rumah terendam:
Kecamatan Lubuk Alung: Nagari Lubuk Alung.
Kecamatan Batang Anai: Nagari Kasang.
Kecamatan Sintuak Toboh Gadang: Nagari Sintuak.
Kecamatan Ulakan Tapakih: Nagari Kampung Galapuang dan Manggopoh Palak Gadang.
Kecamatan 2 x 11 Anam Lingkung: Nagari Sicincin.
3. Tanah Longsor dan Kerusakan Infrastruktur
Tanah longsor terjadi di dua kecamatan, menyebabkan kerusakan pada fasilitas publik dan infrastruktur:
Kecamatan Enam Lingkuang: Nagari Parit Malintang.
Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam: Nagari Kapalo Hilalang.
Total Kerusakan Infrastruktur Akibat Longsor:
Jalan rusak: 2 unit
Irigasi rusak: 1 unit
Saluran irigasi rusak: 1 unit
Fasilitas pendidikan (SD) rusak: 1 unit
Penanganan Padang Pariaman
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman segera meninjau lokasi terdampak. Satgas TRC-PB BPBD Kabupaten Padang Pariaman melakukan evakuasi, koordinasi dengan kecamatan/nagari, serta pendataan/assessment untuk penanganan lebih lanjut.

0 Comments