Ujung Tombak di Pelosok: Agen Perisai Jadi Kunci Target 5.000 Peserta Baru BPJS Ketenagakerjaan Padang

 


PADANG, KITAPUNYA.ID – Agenda "Ngopi Bareng Wali Kota" di Kinol Bistro Padang, Senin (4/5), menjadi momentum penting bagi penguatan jaring pengaman sosial di Kota Bengkuang. 

Di tengah upaya Pemko Padang mendorong kolaborasi CSR, peran strategis agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) mencuat sebagai pahlawan di akar rumput yang mampu menjangkau pekerja hingga ke pelosok daerah.  

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang, Afrialdi, mengungkapkan bahwa meski tim internal memiliki keterbatasan SDM, kehadiran agen Perisai telah memberikan dampak luar biasa. Saat ini, para agen Perisai mampu merangkul dan mendaftarkan sekitar 1.000 peserta Bukan Penerima Upah (BPU) setiap bulannya.  

"Ini bukti Perisai mampu menjangkau masyarakat di berbagai lokasi. Ke depan, rencananya Perisai punya target ambisius yakni 5.000 orang per bulan," tegas Afrialdi didampingi Kabag Kepesertaan, Afdal.  

Menyisir 200 Ribu Pekerja yang Belum Terlindungi

Target tinggi tersebut bukan tanpa alasan. Wali Kota Padang, Fadly Amran, membeberkan fakta bahwa masih ada sekitar 200 ribu warga, termasuk pekerja informal dan kelompok rentan, yang belum memiliki perlindungan. Melalui program 

“Padang Melayani”, Pemko baru mampu meng-cover 10 ribu pekerja rentan dari total 100 ribu yang membutuhkan bantuan.  

“Pemerintah tidak kuat menanggung semuanya sendiri. Karena itu kami mengajak perusahaan berkontribusi melalui CSR lewat program SERTAKAN (Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda),” ujar Fadly. Ia pun telah menerbitkan Surat Edaran Nomor: 500 Tahun 2026 sebagai payung hukum kolaborasi ini.  

Manfaat Nyata di Tengah Masyarakat

Urgensi kerja keras para agen Perisai dan kolaborasi CSR kian terasa melihat data klaim yang dibayarkan BPJS Ketenagakerjaan di Padang hingga Maret 2026 yang menembus Rp73,7 miliar. Jumlah ini melonjak signifikan dibanding periode tahun sebelumnya sebesar Rp60 miliar.  

Penyaluran Beasiswa: Sebesar Rp1,3 miliar telah dikucurkan untuk menjamin pendidikan 231 anak pekerja hingga perguruan tinggi. 

Insentif Khusus: Tersedia diskon iuran 50 persen bagi pekerja informal guna mempercepat target universal coverage.  

Apresiasi Nasional dan Harapan Masa Depan

Kepedulian di Kota Padang juga telah diakui secara nasional dengan diraihnya penghargaan Paritrana Award oleh Bank Nagari, Kunango Jantan, dan Usaha Christine Hakim.  

Dengan sinergi antara kebijakan pemerintah (Wali Kota), dukungan dunia usaha (CSR), serta gerakan masif para agen Perisai di lapangan, kesejahteraan warga Padang diharapkan dapat meningkat secara merata. Perisai bukan sekadar pendaftar, melainkan pelindung bagi mereka yang sebelumnya tak terjangkau oleh sistem.  


0 Komentar

silakan komentar yang berguna