![]() |
| Suasana "Ngopi Bareng Wali Kota", Pemerintah Kota Padang bersama BPJS Ketenagakerjaan, perwakilan perusahan dan para pelaku usaha. Ist |
Lewat agenda "Ngopi Bareng Wali Kota", Pemerintah Kota Padang bersama BPJS Ketenagakerjaan mengajak para pelaku usaha untuk tidak sekadar berbisnis, tetapi juga menjadi pahlawan bagi ratusan ribu pekerja rentan di Kota Bingkuang.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, membeberkan data yang cukup mencengangkan: meski 138 ribu pekerja telah terlindungi, masih ada sekitar 200 ribu jiwa angkatan kerja informal dan kelompok rentan yang "bertarung" tanpa jaminan sosial.
“Kelompok ini memiliki risiko tinggi. Ketika mereka sakit atau mengalami kecelakaan kerja, keluarga yang akan menanggung. Kita tidak ingin satu anak pun terdampak akibat kondisi ini,” tutur Fadly dengan tegas. Misi SERTAKAN: Gerakan Kemanusiaan Lewat CSRMenyadari keterbatasan APBD, Fadly Amran secara resmi mendorong perusahaan-perusahaan di Padang untuk mengalihkan dana CSR mereka sebagai penopang jaminan sosial melalui program SERTAKAN (Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda).
Langkah ini diperkuat dengan terbitnya Surat Edaran Nomor: 500 Tahun 2026. Hingga saat ini, Pemko Padang sendiri telah menjamin 10 ribu pekerja rentan melalui program "Padang Melayani" dan menargetkan 37 ribu pekerja terlindungi dalam empat tahun ke depan. "Tidak kuat pemerintah menanggung semuanya sendiri. Ini tentang kemanusiaan, bagaimana kita bersama meringankan beban mereka," tambah Fadly.
Bukti Nyata Perlindungan: Klaim Rp73,7 Miliar
Urgensi perlindungan ini bukan tanpa alasan. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang, Afrialdi, didampingi Kabag Kepeserta, Afdal mengungkapkan bahwa hingga Maret 2026, pihaknya telah membayarkan klaim sebesar Rp73,7 miliar di Kota Padang. Angka ini meningkat signifikan dibanding tahun lalu yang berada di kisaran Rp60 miliar.
Menariknya, dana tersebut juga menyentuh masa depan generasi muda Padang: Beasiswa Pendidikan: Sebanyak 231 anak pekerja menerima manfaat pendidikan dengan total Rp1,3 miliar hingga jenjang kuliah. Diskon Iuran: Tersedia insentif potongan iuran 50 persen khusus bagi pekerja informal untuk mempercepat universal coverage.
Teladan dari Para Peraih Paritrana Award
Afrialdi turut memberikan apresiasi tinggi bagi dunia usaha di Padang yang sudah melangkah lebih dulu. Tiga perusahaan lokal sukses mengharumkan nama kota dengan menyabet penghargaan nasional Paritrana Award, yakni Bank Nagari, Kunango Jantan, dan Usaha Christine Hakim.
“Penghargaan ini adalah bukti bahwa kepedulian sosial terus meningkat. Kita berharap sinergi antara pemerintah, BPJS, dan pelaku usaha ini mampu menekan angka kemiskinan dan memastikan tidak ada pekerja yang berjuang sendirian saat risiko kerja menimpa,” tutup Afrialdi.

0 Komentar
silakan komentar yang berguna