PADANG, KITAPUNYA.ID — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, resmi melantik jajaran Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Sumbar untuk masa bakti 2025–2031.
Prosesi tersebut berlangsung di Aula Kantor Gubernur pada Minggu (3/5/2026) dan menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan di tengah masyarakat yang beragam.
Dalam sambutannya, gubernur menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar acara seremonial, melainkan memiliki makna penting dalam memperkuat fungsi FPK sebagai penghubung sosial di masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa pelantikan ini harus dijadikan sebagai momen untuk mempertegas komitmen dalam menjaga persatuan, mempererat kebersamaan, serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan yang menyatukan.
Menurutnya, Sumatera Barat memiliki kekuatan sosial yang kokoh melalui nilai-nilai adat dan kearifan lokal. Namun, di tengah perkembangan global, perbedaan yang ada perlu dikelola dengan bijaksana agar tidak menimbulkan potensi konflik.
Ia juga menyoroti pentingnya peran FPK sebagai wadah komunikasi dan silaturahmi antar kelompok masyarakat, sehingga perbedaan dapat menjadi faktor pemersatu, bukan pemicu perpecahan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah menjadi landasan utama dalam menjaga keseimbangan antara nilai adat dan ajaran agama. Budaya musyawarah serta sikap saling menghormati juga dinilai sebagai kekuatan utama masyarakat Minangkabau.
Gubernur berharap kepengurusan FPK yang baru mampu menjalankan tugas dengan baik serta menjadi jembatan komunikasi antar berbagai elemen masyarakat. Ia juga berharap FPK dapat berperan aktif dalam menjaga suasana yang aman, damai, dan harmonis di Sumbar.
Sementara itu, Ketua FPK Sumbar, Maman Sudarman, menyebut bahwa susunan pengurus yang baru mencerminkan keberagaman, dengan melibatkan perwakilan dari 32 etnis yang ada di Sumatera Barat.
Ia menjelaskan bahwa FPK memiliki posisi strategis sebagai ruang dialog antar masyarakat sekaligus sebagai sarana menjaga persatuan. Selain itu, pihaknya juga mendorong pembentukan forum serupa di tingkat kabupaten dan kota, serta berkontribusi dalam menjaga stabilitas sosial dan membantu penyelesaian konflik.
Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kepala Badan Kesbangpol Sumbar, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi kemasyarakatan. Dengan kepengurusan yang baru, FPK diharapkan semakin solid dalam memperkuat persatuan dan menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman.(des*)

0 Komentar
silakan komentar yang berguna