PADANG, KITAPUNYA.ID – Kereta api benar-benar menjadi "primadona" transportasi di Sumatera Barat selama libur panjang Hari Buruh 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat lonjakan penumpang yang luar biasa, bahkan melampaui kapasitas kursi yang disediakan.
Selama periode 1 hingga 3 Mei 2026, total sebanyak 23.817 penumpang memadati kereta api lokal di Ranah Minang. Angka ini mencapai 102 persen dari total kapasitas 23.376 tempat duduk yang disiapkan. Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat kini semakin "jatuh cinta" pada kereta api sebagai solusi perjalanan yang bebas macet.
KA Pariaman Ekspres Jadi Juara
Dari tiga layanan yang tersedia, KA Pariaman Ekspres menjadi bintang utama. Kereta rute Padang–Naras ini mencatatkan tingkat keterisian (okupansi) fantastis sebesar 140 persen. Tercatat sebanyak 17.780 orang memilih layanan ini untuk mengisi waktu libur mereka, jauh melampaui kapasitas normal yang berjumlah 12.720 kursi.
Sementara itu, dua layanan lainnya juga tak kalah ramai. KA Lembah Anai sukses melayani 3.527 penumpang, disusul oleh KA Minangkabau Ekspres yang membawa 2.510 penumpang menuju bandara maupun pusat kota.
“Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh. Kereta api kini bukan sekadar angkutan, tapi solusi transportasi publik yang efisien, nyaman, dan ramah lingkungan,” ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab.
Stasiun Padang dan Pariaman Paling Sibuk
Berdasarkan data keberangkatan, Stasiun Padang menduduki posisi puncak dengan 6.910 penumpang, disusul oleh Stasiun Pariaman dengan 4.707 penumpang. Tingginya angka di Stasiun Pariaman membuktikan bahwa kawasan wisata pantai masih menjadi magnet utama warga Sumatera Barat saat hari libur.
Selain itu, stasiun-stasiun seperti Air Tawar, Naras, dan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) juga mencatatkan trafik yang padat, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.
Tips Perjalanan: Pesan Tiket via Digital
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, KAI Divre II Sumbar terus mendorong pelanggan untuk memanfaatkan teknologi melalui aplikasi Access by KAI. Dengan memesan tiket sejak H-7, masyarakat bisa memastikan ketersediaan tempat duduk tanpa harus khawatir kehabisan.
Bagi yang terbiasa membeli langsung (go-show), loket stasiun tetap dibuka mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan, selama tiket masih tersedia.
“Keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu akan selalu menjadi prioritas utama kami. Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api untuk menikmati momen libur panjang mereka,” tutup Reza.

0 Komentar
silakan komentar yang berguna