![]() |
| Pemeriksaan kesehatan. Ist |
BATUSANGKAR, KITAPUNYA.ID- Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TPPKK) Kabupaten Tanah Datar mendorong peningkatan kesadaran perempuan terhadap pentingnya menjaga kesehatan alat reproduksi serta melakukan deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara.
Upaya tersebut disampaikan dalam pertemuan bulanan TPPKK Kabupaten Tanah Datar yang menghadirkan dokter spesialis kebidanan dan kandungan sebagai narasumber.
Kegiatan yang diikuti pengurus TPPKK kabupaten, ketua TPPKK kecamatan dan nagari se-Tanah Datar itu digelar di Aula Kantor TPPKK Tanah Datar, Selasa (14/4/2026).
Ketua TPPKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra mengatakan kader PKK tidak hanya dituntut peduli terhadap masyarakat, tetapi juga harus memperhatikan kesehatan diri sendiri, terutama kesehatan reproduksi perempuan.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting dilakukan untuk mendeteksi dini berbagai penyakit, seperti kanker serviks dan kanker payudara.
“Deteksi dini melalui pemeriksaan IVA dapat membantu menemukan perubahan sel sebelum berkembang menjadi kanker serviks. Sementara pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dan pemeriksaan klinis secara rutin dapat membantu mendeteksi tanda-tanda awal kanker payudara,” ujarnya.
Ia menambahkan kanker serviks merupakan salah satu kanker yang paling banyak menyerang perempuan dan umumnya disebabkan oleh infeksi virus HPV. Sementara kanker payudara juga menjadi penyebab kematian pada perempuan apabila tidak terdeteksi sejak dini.
Karena itu, ia mengajak seluruh kader PKK di semua tingkatan untuk aktif memeriksakan kesehatan serta menjadi motor penggerak di tengah masyarakat dalam meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan, khususnya kesehatan reproduksi perempuan.
Sementara itu, dokter spesialis kandungan dr. Ori John, Sp.OG (K) dalam pemaparannya menyampaikan materi terkait pencegahan dan penanggulangan kanker payudara serta kanker serviks.
Ia menyebutkan kasus kanker serviks di Indonesia masih cukup tinggi dengan lebih dari 36 ribu kasus baru setiap tahun. Penyakit ini juga banyak menyerang perempuan usia produktif antara 30 hingga 50 tahun dan berdampak pada kualitas hidup, kondisi sosial ekonomi, hingga kehidupan keluarga.
Pada kesempatan yang sama, staf ahli TPPKK dr. Dwinanda Ahmad Fadly juga mengajak para ketua TPPKK kecamatan dan nagari untuk aktif memeriksakan kesehatan serta mencari informasi kesehatan melalui berbagai platform resmi.
Pertemuan bulanan yang juga dirangkai dengan kegiatan halal bihalal tersebut turut dihadiri Kepala Dinas PMDPPKB Tanah Datar Drs. Herison beserta sejumlah pejabat daerah lainnya. (Wied)

0 Komentar
silakan komentar yang berguna