Tips Keluar Rumah Saat Cuaca Panas

Foto Poskota
Oleh Suhada

Akhir-akhir ini banyak wilayah di belahan dunia terdampak gelombang panas yang menyebabkan suhu meningkat secara tidak wajar. Sehingga banyak orang mengeluhkan hal tersebut. 

Tak jauh berbeda, hal yang sama juga terjadi di Padang, Sumatera Barat, Indonesia. Cuaca terasa panas dan suhu juga meningkat sehingga banyak orang menghindari untuk berkegiatan di luar ruangan. Sebab, cuaca panas dapat merusak kulit dan menimbulkan keringat yang membuat badan jadi gerah.

Meskipun demikian, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berdasarkan laman resminya menyatakan bahwa Indonesia tidak termasuk bagian dari negera yang terkena efek gelombang panas. Kenaikan suhu di Indonesia tidak setinggi negara Asia lainnya yang melebihi 40°C. 

Suhu terpanas di Indonesia masih 37°C dengan rata-rata suhu harian 34°C - 36°C. Perubahan suhu di Indonesia disebabkan oleh gerak semu matahari sehingga terjadi perubahan cuaca ke arah panas, yang mana hal ini normal terjadi setiap tahunnya. 

Suhu yang meningkat menyebabkan kita harus selalu menjaga kesehatan. Dilansir dari situs Kementerian Kesehatan, juru bicara Kementerian Kesehatan dr. Mohammad Syahril menyatakan ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari dampak cuaca yang panas

1. Mencegah Dehidrasi 

Minum air mineral yang banyak. Hal ini untuk menghindari dehidrasi saat cuaca yang sangat panas. Jika perlu, minumlan air sebelum merasa haus. Tapi, disarankan untuk tidak meminum minuman yang mengandung kafein, minuman berenergi atau pun yang mengandung alkohol.

2. Hindari Kontak dengan Sinar Matahari 

Sebaiknya menggunakan topi atau payung. Selain itu juga disarankan untuk memakai baju yang ringan dan longgar, serta menghindari baju yang dapat menyerap panas atau warna gelap.

3. Berteduh diantara jam 11 pagi – 3 siang

Selain suhu panas, tingkat paparan sinar UV juga meningkat saat siang hari. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk berteduh pada jam tersebut. Tetapi, jika keluar rumah sebaiknya menggunakan tabir surya pada kulit yang tidak tertutup baju. 

Sehingga dapat meminimalisir dampak sinar UV terhadap kesehatan kulit dan mata. Sunscreen yang digunakan minimal SPF 30.

Selain tips tersebut, perlu juga diperhatikan untuk tidak meninggalkan siapa pun di dalam kendaraan, baik dengan dengan kondisi jendela tertutup atau pun terbuka. Juga disarankan untuk menyediakan botol semprot air yang dingin di dalam kendaraan. 

Semoga tips ini bermanfaat dan dapat diterapkan selama musim kemarau melanda daerah masing-masing. Selamat mencoba. (*)

0 Comments