27 ASN "Berebut" Kursi Jabatan Eselon II Setdaprov Sumbar, Ini Sosok Mereka

ilustrasi/www.metrojambi

PADANG-Sejumlah jabatan di lingkungan pemerintah provinsi Sumatera Barat akan diisi dengan nama baru, mengingat masa jabatan kepala dinas akan berakhir karena masuk masa pensiun.

Pagi ini 27 ASN mengikuti uji tertulis di aula BKD Sumbar. Mereka bersaing meraih 'kursi' eselon II di lingkungan Pemprov Sumbar. Jumlah itu memperebutkan jabatan empat kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang saat ini dilakukan lelang jabatan.

"Benar, ada 27 peserta yang sudah memasukan bahan dan lulus tes pemetaan potensi, selanjutnya mengikuti ujian tertulis yang dilaksanakan Selasa pagi,"sebut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar, Abdul Gafar dihubungi wartawan, kemarin.

Dikatakannya, dari jumlah tersebut semua dilakukan tes tertulis secara bersama. Empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilelang tersebut, yakni Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Kepala Biro Organisasi Pengadaan dan Pengelolaan Barang Milik Daerah Setdaprov Sumbar. Kemudian Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Sumbar.

Sementara, untuk Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar diikuti oleh Arsland, saat ini menjabat Kepala Bidang Kewaspadaan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumbar, Armyson Amran saat ini Kabid Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar.

Kemudian, ada nama Febrina Tri Susila Putri, menjabat Kepala UPTD Sertifikasi Pembenihan Tanaman Hutan Dishut Sumbar, Hefdi saat ini Kabid Anggaran Bakeuda Sumbar. Rumainur, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar. Kemudian ada nama Zardi Syahrir Kepala Bagian Analisa Kebijakan dan Media Biro Humas Setdaprov Sumbar.

Menariknya, Zardi saat ini dipercaya menjadi pelaksanan tugas (Plt) Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar. Bahkan, Zardi juga memiliki peluang cukup besar. Terakhir ada nama Indra Sakti, Staf Ahli Bidang Ekonomi Kota Pariaman.

Untuk Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Sumbar ada 7 nama, yakni Arman Staf Ahli Bupati Padang Pariaman, Darmansyah Kabid Pertanahan Dinas Perkim dan Pertanahan Sumbar, Dedi Rinal Kabid Bina Marga Dinas PUPR Sumbar.

Ada juga nama Erasukma Munaf, Kepala Dinas PUPR Pesisir Selatan. Harri Trisna, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Solsel, Indra Zuardi Pelaksana pada Dinas Pengelolaan Sumbar Daya Air Sumbar. Dan terakhir Raju Minropa, Kabag Organisasi Setdako Padang.

Mereka yang memperebutkan posisi Kepala Biro Organisasi Pengadaan dan Pengelolaan Barang Milik Daerah Setdaprov Sumbar ada enam nama, mereka Alfiadi Kepala Satpol PP Kota Padang, Benny Sakti, Kasi Penataan dan Persebaran Penduduk Disnakertrans Sumbar.

Kemudian, Budiyarma Kabag Pengelolaan Barang Milik Daerah Biro Administrasi Pengadaan dan Pengelolaan Barang Milik Daerah Setdaprov Sumbar. Doni Rahmat Samulo, Kabag Pembangunan Biro Kerjasama Pembangunan dan Rantau Setdaprov Sumbar. Indra Utam, Kabid Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan DPM dan PTSP Sumbar. Ada nama Rovanly Abdams, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kota Sawahlunto.

Kepala Dinas Kesehatan Sumbar diperebutkan oleh, Arry Yuswandi, SKM, M.KM saat ini menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan Sumbar, drg. Busril Kepala Bidang Pelayanan Dinkes Sumbar, dr. Edwin Suprayogi Asisten Adiministrasi Umum Setdakab Sijunjung.

Kemudian, dr. Feri Mulyani Hamid, Kabid Sumbar Daya Kesehatan Dinkes Sumbar. dr. Lila Yanwar, Kabid Sumbar Daya Kesehatan Dinkes Sumbar, dr. Pom Harry Satria, Dokter Ahli Madya pada RSUD Pariaman dan dr. Rahmadian Kadis Kesehatan Dharmasraya.

"Nanti setelah hasilnya kita dapatkan, nilai dengan tiga besar kita serahkan pada pimpinan. Untuk menentukan tiga nama ini adalah wewenang gubernur,"sebut Abdul Gafar. YL