Istano Pagaruyung Jadi Lokasi Pameran Foto Bencana Sumatera

 Pameran Foto Prahara Pulau Emas di Istano Basa Pagaruyung


BATUSANGKAR, KITAPUNYA.ID – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang sejumlah daerah di Pulau Sumatera pada akhir November 2025 menyisakan dampak besar bagi masyarakat. 

Selain merenggut harta benda, musibah tersebut juga merusak ratusan infrastruktur dan memaksa ribuan warga berjuang membangun kembali kehidupan mereka.

Untuk mengenang peristiwa tersebut sekaligus mengangkat semangat bangkit para penyintas, Pewarta Foto Indonesia (PFI) bekerja sama dengan Yayasan mataWaktu dan PLN menggelar pameran fotografi jurnalistik bertajuk Prahara Pulau Emas.

Pameran ini menghadirkan rangkaian foto jurnalistik yang menggambarkan dampak bencana sekaligus perjuangan masyarakat dan berbagai pihak dalam proses pemulihan. 

Melalui karya visual tersebut, pengunjung diajak melihat hubungan manusia dengan alam serta menyaksikan bagaimana harapan kembali tumbuh setelah bencana.

Puluhan foto yang dipamerkan merupakan hasil karya pewarta foto profesional dari Aceh, Medan, Padang, dan Jakarta. Setiap foto merekam berbagai sisi tragedi, mulai dari kerusakan yang ditimbulkan banjir dan longsor hingga upaya para petugas memperbaiki fasilitas umum, termasuk jaringan listrik yang menjadi penopang aktivitas masyarakat dan pemulihan ekonomi.

Pameran diselenggarakan di pelataran Istano Basa Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat, sehingga memberikan perpaduan menarik antara warisan budaya Minangkabau dan karya fotografi jurnalistik yang sarat pesan kemanusiaan.

Ketua PFI Padang, Arif Pribadi, mengatakan pameran ini menjadi salah satu kegiatan yang istimewa karena menghadirkan dokumentasi bencana dalam bentuk fotografi di kawasan Istano Basa Pagaruyung.

Menurutnya, pameran semacam ini belum pernah digelar sebelumnya di lokasi tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk datang dan menyaksikan langsung karya-karya yang telah disiapkan oleh para anggota PFI.

Selain menjadi sarana apresiasi seni fotografi, pameran ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mitigasi bencana serta menjadi ruang refleksi atas semangat gotong royong dalam menghadapi musibah.

Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum tanpa dipungut biaya. Pameran akan berlangsung pada Senin, 27 Juli 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Kompleks Istano Basa Pagaruyung, Jalan Sultan Alam Bagagarsyah, Jorong Balai Janggo, Nagari Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Panitia mengundang masyarakat untuk hadir menikmati pameran sekaligus merasakan suasana kawasan Istano Basa Pagaruyung, sembari mengambil pelajaran dari setiap karya fotografi yang mengangkat nilai kemanusiaan, kepedulian, dan semangat untuk bangkit dari bencana. (des*)

0 Komentar

silakan komentar yang berguna