Tanah Datar Terjunkan 458 Petugas, Kawal Akurasi Sensus Ekonomi 2026 Demi Masa Depan UMKM

Wabup Tanah Datar, Ahmad Fadly mengalungkan tanda pengenal pada salah seorang petugas sensus di Tanah Datar. Ist 

TANAH DATAR, KITAPUNYA.ID – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar resmi menabuh genderang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026). 

Momentum krusial ini ditandai dengan digelarnya Apel Siaga yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, S.Psi., di halaman Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, Rabu (17/6/2026).

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kepala BPS Tanah Datar Taufik Amnul Hayat, Plt Asisten Administrasi Umum Dedi Tri Widono, pimpinan OPD terkait, serta ratusan petugas sensus yang siap diterjunkan ke lapangan. Pencanangan SE 2026 ini diresmikan melalui penyematan atribut secara simbolis kepada petugas dan penandatanganan komitmen bersama demi suksesnya pendataan ekonomi di Tanah Datar.

Wabup Tegaskan Data Harus Bersih dari Kepentingan

Dalam arahannya, Wabup Ahmad Fadly memberikan instruksi tegas mengenai pentingnya validitas data. Ia mengingatkan bahwa potret ekonomi yang dihasilkan dari sensus ini akan menjadi kompas utama bagi pemerintah dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah di masa depan.

“Data harus benar-benar jujur, utuh, dan nyata. Tidak dibuat-buat, tidak ada tekanan, tidak ada pesanan, serta tidak ada kepentingan pribadi maupun golongan. Semua kebijakan pembangunan harus berdasarkan data,” tegas Ahmad Fadly di hadapan peserta apel.

Menurut Fadly, akurasi data SE 2026 akan menjadi modal utama pemerintah untuk merancang program yang tepat sasaran, khususnya dalam menggenjot potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar naik kelas. Jika data yang disajikan akurat, langkah intervensi pemerintah diyakini akan lebih tajam dalam mendongkrak daya saing usaha masyarakat.

Respons Pergeseran Ekonomi ke Ranah Digital

Menariknya, Wabup juga menyoroti transformasi lanskap bisnis masyarakat Tanah Datar yang kini bergerak dinamis ke arah digitalisasi. Fenomena menjamurnya toko online dan ekosistem marketplace harus dibaca sebagai peluang, bukan ancaman.

“Kita tidak bisa melawan perkembangan teknologi. Justru harus mampu memanfaatkannya agar produk masyarakat kita bisa menjangkau pasar yang jauh lebih luas,” tambahnya, sembari mengajak masyarakat untuk menyambut petugas sensus dengan memberikan informasi yang jujur dan lengkap.

Spesifikasi Lapangan: 458 Petugas Siap Sisir Pelaku Usaha

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Kabupaten Tanah Datar, Taufik Amnul Hayat, membeberkan kesiapan teknis instansinya. Sebanyak 458 petugas terlatih dipastikan bakal menyisir seluruh wilayah Tanah Datar selama kurang lebih 2,5 bulan ke depan.

Berikut adalah poin-poin penting pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Tanah Datar:

Periode Pendataan: Berlangsung dari 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Cakupan Objek Sensus: Menyasar seluruh skala usaha, mulai dari usaha mikro rumah tangga, UMKM, hingga korporasi atau perusahaan besar.

Target Output: Menghasilkan gambaran utuh performa ekonomi daerah, termasuk pola transaksi, pemetaan sektor usaha, dan arus perputaran uang masyarakat.

BPS berharap dukungan penuh dari segenap elemen masyarakat agar tidak menutup diri saat didatangi petugas. Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 ini diharapkan mampu menjadi batu pijakan kokoh bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tanah Datar yang lebih inklusif dan berbasis data makro yang valid.

0 Komentar

silakan komentar yang berguna