Pemko Padang Kembangkan Nurul Iman Jadi Pusat Generasi Qurani

Masjid Nurul Iman Padang.


PADANG, KITAPUNYA.ID - Pemerintah Kota (Pemko) Padang tengah memantapkan rencana besar untuk mengubah fungsi Masjid Agung Nurul Iman menjadi pusat pendidikan Islam terpadu atau Quran Center Kota Padang. 

Program ini merupakan bagian dari upaya pemanfaatan aset daerah secara lebih optimal sekaligus mendukung Program Unggulan (Progul) Smart Surau yang berbasis di lingkungan rumah ibadah.

Untuk mendukung rencana tersebut, Pemko Padang memastikan akan melakukan renovasi total terhadap bangunan dan fasilitas masjid yang direncanakan mulai dikerjakan pada tahun 2027. 

Penataan ini diharapkan dapat memperluas kapasitas serta meningkatkan kualitas pengelolaan masjid, sehingga mampu menjadi pusat pembinaan generasi muda yang religius dan berkarakter.

Pernyataan itu disampaikan oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat membuka kegiatan Khatam Al-Qur’an dan Wisuda Tartil ke-18 bagi santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Masjid Agung Nurul Iman, yang berlangsung di lantai dua masjid tersebut pada Minggu (21/6/2026).

Maigus menegaskan bahwa kawasan Masjid Agung Nurul Iman ke depan akan dikembangkan menjadi pusat pendidikan Islam terpadu di Kota Padang. Menurutnya, pembenahan tidak hanya mencakup fisik bangunan, tetapi juga sistem pengelolaan masjid agar benar-benar dapat berfungsi sebagai Quran Center yang representatif.

Dalam acara yang turut dihadiri oleh sejumlah pejabat seperti Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Kepala Dinas PUPR Malvi Hendri, Camat Padang Selatan Wilman Muchtar, serta Tim Percepatan Pembangunan Kota Padang Aprizal itu, Maigus juga memberikan apresiasi terhadap konsistensi TPA dalam membina para santri.

Ia menilai, keberhasilan lembaga pendidikan nonformal tersebut dalam mencetak qari, qariah, serta hafiz dan hafizah merupakan kontribusi penting bagi pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Selain itu, Maigus mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda di era modern semakin kompleks, sehingga pemahaman agama menjadi pondasi penting yang harus diperkuat sejak dini.

“Anak-anak diharapkan terus belajar Al-Qur’an sebagai bekal kehidupan di dunia dan akhirat. Jadilah generasi yang mencintai Al-Qur’an serta memiliki akhlak yang baik,” ujarnya memberikan motivasi.

Sementara itu, Ketua Panitia Khatam Al-Qur’an dan Wisuda Tartil, Yusran Lubis, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 97 peserta. Proses penilaian kemampuan membaca Al-Qur’an berlangsung selama dua hari, yakni 20–21 Juni 2026.

Ia menambahkan bahwa pihak TPA berkomitmen untuk terus menjaga kualitas lulusan agar sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mencetak generasi berkarakter religius.

“Insya Allah kegiatan ini akan terus dilaksanakan setiap tahun. Kami berharap TPA Masjid Agung Nurul Iman terus melahirkan generasi Qurani yang membanggakan Kota Padang,” tuturnya.

Melalui kolaborasi antara penguatan infrastruktur oleh Dinas PUPR dan pengembangan pendidikan keagamaan, transformasi Masjid Agung Nurul Iman diharapkan dapat menjadi model pusat peradaban Al-Qur’an yang dapat dicontoh oleh daerah lain di Sumatera Barat.(def*)

0 Komentar

silakan komentar yang berguna