PADANG, KITAPUNYA.ID – Menjelang puncak perhelatan budaya akbar Festival Tabuik 2026 yang akan berlangsung akhir pekan ini (27–28 Juni), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menjadi primadona transportasi.
Lewat KA Pariaman Ekspres, masyarakat dan wisatawan disuguhkan alternatif perjalanan yang tidak hanya ramah di kantong, tetapi juga kaya akan pemandangan estetik sepanjang jalur pesisir barat Minangkabau.
Kereta wisata rakyat ini melayani relasi Pauh Lima–Padang–Pariaman–Naras dengan 10 perjalanan setiap hari. Total kapasitas yang disediakan mencapai 4.240 tempat duduk per hari.
Sensasi "Paket Wisata Murah" di Jalur Kereta
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengungkapkan bahwa KA Pariaman Ekspres dirancang untuk memberikan pengalaman unik bagi para pelancong. Dengan tarif super murah, yakni Rp5.000 saja, penumpang sudah bisa menikmati lanskap alam yang memukau selama kurun waktu 1,5 jam perjalanan.
“KA Pariaman Ekspres menghadirkan pengalaman wisata yang unik dengan menyuguhkan panorama alam pesisir, hamparan sawah hijau, serta suasana khas perkampungan Minangkabau sepanjang perjalanan,” ujar Reza.
Keunggulan lain dari moda transportasi ini adalah letak stasiun tujuannya. Setibanya di Stasiun Pariaman, penumpang hanya perlu berjalan kaki sekitar 200 meter untuk langsung menginjakkan kaki di pasir Pantai Gandoriah—salah satu destinasi wisata pantai dan kuliner unggulan di Sumatera Barat.
Alya, seorang wisatawan asal Pekanbaru, mengakui efisiensi kereta ini.
“Naik KA Pariaman Ekspres seperti mendapatkan paket wisata singkat yang murah meriah. Sepanjang perjalanan saya bisa menikmati pemandangan laut yang indah, mencicipi kuliner khas Minang, lalu kembali di hari yang sama dengan nyaman,” tuturnya.
Buruan! Tiket Puncak Festival Tabuik Masih Tersedia
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung kemegahan prosesi budaya tahunan Festival Tabuik, KAI Divre II Sumbar telah menyiagakan 8.480 tempat duduk khusus untuk keberangkatan akhir pekan ini.
Sebagai informasi, Festival Tabuik merupakan tradisi budaya nasional yang diperingati setiap 1–10 Muharram. Acara ini identik dengan prosesi arak-arakan replika menara megah yang diiringi tabuhan tasa, pertunjukan silek (silat tradisional), hingga ritual puncak pembuangan Tabuik ke laut lepas yang selalu menyedot perhatian ribuan wisatawan.
Berdasarkan data terkini, antusiasme masyarakat mulai melonjak tajam:
Tiket Terjual: 3.825 tiket (Okupansi 45%).
Sisa Tiket Tersedia: 4.655 tempat duduk.
“Angka tersebut masih terus bergerak seiring berlangsungnya proses pemesanan. Kami mengimbau masyarakat untuk segera memesan tiket agar perjalanan menuju Festival Tabuik lebih pasti dan nyaman,” tambah Reza.
Untuk menghindari antrean di loket, pemesanan tiket dapat dilakukan secara praktis lewat aplikasi Access by KAI yang sudah dibuka secara bertahap sejak H-7 sebelum keberangkatan. KAI menegaskan komitmennya untuk menjaga ketepatan waktu, kenyamanan, dan keselamatan penumpang demi menyukseskan gelaran wisata budaya terbesar di Pariaman ini.
.jpg)
0 Komentar
silakan komentar yang berguna