PADANG, KITAPUNYA.ID— Operasi Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kota Padang di Tempat Evakuasi Sementara (TES) Jalan Pinang Sori II, Kelurahan Air Tawar Timur, Kecamatan Padang Utara, Selasa (19/5/2026), disambut antusias oleh masyarakat.
Sejak pagi, lokasi kegiatan sudah dipadati warga yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran.
Kegiatan yang diinisiasi melalui Dinas Perdagangan Kota Padang tersebut menyediakan berbagai komoditas penting, seperti beras, minyak goreng, gula, telur, cabai, serta sejumlah kebutuhan rumah tangga lainnya.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Kebutuhan Pokok Penting Dinas Perdagangan Kota Padang, Edrian Edward, menyampaikan bahwa pasar murah ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan difokuskan hingga ke kawasan permukiman padat penduduk agar manfaatnya lebih dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah.
“Program ini bertujuan untuk menekan laju inflasi menjelang Iduladha sekaligus menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok di pasaran,” ujar Edrian.
Dalam pelaksanaannya, Pemkot Padang turut melibatkan sejumlah distributor dan mitra usaha, di antaranya Bulog, PPI, CP Tani Makmur, serta PT Genta Raya, guna memastikan ketersediaan pasokan tetap aman dengan harga yang terjangkau.
Minyak goreng subsidi menjadi salah satu komoditas yang paling diminati warga. Produk dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter tersebut dijual lebih rendah, yakni Rp15.000 per liter di lokasi kegiatan.
Selain harga yang lebih murah, pemerintah juga menyalurkan subsidi tambahan melalui kupon potongan harga. Tercatat 300 warga menerima kupon senilai Rp5.000 per lembar, dengan pembatasan maksimal dua lembar per orang.
Dengan skema tersebut, masyarakat dapat memperoleh potongan harga hingga Rp10.000 untuk pembelian kebutuhan pokok.
Tingginya minat warga terlihat dari ramainya pengunjung selama kegiatan berlangsung. Banyak masyarakat mengaku sangat terbantu karena selisih harga yang cukup signifikan dibandingkan harga di pasar tradisional.
Salah seorang warga Air Tawar Timur, Dewianra Wita, mengatakan bahwa keberadaan pasar murah sangat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama menjelang hari raya saat harga bahan pokok cenderung meningkat.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini karena harganya jauh lebih terjangkau dan sangat meringankan kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan membeli berbagai kebutuhan seperti minyak goreng, telur, gula, sabun, hingga kebutuhan harian lainnya. Menurutnya, selain harga yang lebih murah, kelengkapan barang yang tersedia membuat warga dapat berbelanja dalam satu tempat sekaligus.
Setelah kegiatan di Kecamatan Padang Utara, Operasi Pasar Murah ini dijadwalkan berlanjut di Kecamatan Koto Tangah pada 20 Mei 2026 dan Kecamatan Kuranji pada 21 Mei 2026. Pemerintah Kota Padang berharap program ini dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan potensi kenaikan harga menjelang Iduladha.(def*)

0 Komentar
silakan komentar yang berguna