Garuda Indonesia Uji Menu Penerbangan Haji 2026

 

Embarkasi Padang Siap Layani Haji 2026, Puluhan Petugas Resmi Dikukuhkan


PADANG, KITAPUNYA.ID - Pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 di Provinsi Sumatera Barat kini mulai memasuki fase penting. Salah satu penanda awalnya adalah pelantikan 25 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang yang digelar di Asrama Haji Tabing Padang pada Jumat (17/4).

Pelantikan tersebut dilakukan serentak secara daring bersama petugas haji dari seluruh Indonesia, sebagai bagian dari persiapan nasional menghadapi musim haji tahun ini.

Dengan pengukuhan ini, rangkaian operasional penyelenggaraan ibadah haji resmi dimulai dan dijadwalkan mulai berjalan penuh pada 23 April 2026.

Pada tahun ini, Embarkasi Padang akan memberangkatkan sekitar 3.900 jemaah yang berasal dari Sumatera Barat dan Bengkulu. Seluruh jemaah tersebut terbagi ke dalam 14 kelompok terbang (kloter).

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, Dr. H. M. Rifki, M.Ag., menyampaikan bahwa kloter pertama dijadwalkan masuk asrama haji pada 23 April pukul 06.00 WIB.

Setelah menjalani proses persiapan di asrama, para jemaah akan diberangkatkan menuju Tanah Suci pada keesokan harinya, yakni 24 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa sejak hari pertama di asrama, para petugas kloter langsung mulai menjalankan tugas pelayanan kepada jemaah.

Rifki berharap seluruh petugas dapat memberikan pelayanan terbaik, serta memastikan kenyamanan dan keamanan jemaah selama proses ibadah berlangsung.

Ia juga menegaskan bahwa tujuan utama pelayanan ini adalah agar jemaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan kembali ke Indonesia dengan predikat haji mabrur.

Dalam kesempatan tersebut, Rifki turut menyoroti perubahan besar dalam sistem penyelenggaraan haji tahun ini, karena untuk pertama kalinya pengelolaan haji berada di bawah Kementerian Haji dan Umrah.

Sebelumnya, selama puluhan tahun pengelolaan ibadah haji berada di bawah Kementerian Agama sebelum akhirnya dialihkan ke kementerian baru tersebut.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan haji membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, tidak dapat dilakukan secara sendiri.

Saat ini, berbagai persiapan terus dikebut agar seluruh aspek siap tepat waktu, meskipun masih ada beberapa bagian yang dalam tahap penyelesaian akhir.

Selain pelantikan petugas, kegiatan tersebut juga diisi dengan uji kelayakan makanan yang akan disajikan oleh Garuda Indonesia selama penerbangan ibadah haji.

Pihak maskapai memastikan menu yang disediakan telah memenuhi standar gizi serta disesuaikan dengan kebutuhan jemaah, termasuk menghadirkan makanan khas Minangkabau dan menu khusus bagi jemaah lanjut usia.(def*)

0 Komentar

silakan komentar yang berguna