![]() |
| Suasana pertemuan KAI Divre II Sumbar dengan Pemko Padang. Ist |
PADANG, KITAPUNYA.ID– Transformasi Kota Padang menuju kota yang modern dan terintegrasi mendapat dukungan penuh dari PT Kereta Api Indonesia (Persero). Dalam pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung di Ruang Buya Hamka, Kantor KAI Divre II Sumbar, Rabu (4/3), jajaran direksi KAI pusat dan Pemerintah Kota Padang menyepakati serangkaian program strategis untuk mempercantik kota dan mengoptimalkan aset transportasi.
Audiensi ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, Wali Kota Padang, Fadly Amran, serta sejumlah direksi KAI dan pejabat Pemkot Padang. Pertemuan ini menandai babak baru kolaborasi antara korporasi transportasi nasional dengan pemerintah daerah di Ranah Minang.
Revitalisasi Kota Tua dan Pariwisata
Salah satu poin krusial dalam pertemuan tersebut adalah rencana beautifikasi kawasan Kota Tua Padang. KAI berkomitmen mendukung program Wali Kota Fadly Amran dalam menata kawasan bersejarah tersebut agar lebih estetik dan memiliki nilai jual pariwisata yang tinggi.
"Kami siap bersinergi dalam program beautifikasi Kota Tua untuk memperkuat identitas kota, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Padang," tegas Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin.
Pemanfaatan Aset untuk Kebutuhan Sosial
Tak hanya soal pariwisata, KAI juga membuka ruang koordinasi terkait pemanfaatan lahan perusahaan demi kepentingan sosial masyarakat. Hal ini termasuk rencana ambisius pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana, yang akan dijalankan dengan tetap mengacu pada regulasi dan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, optimalisasi aset jalur kereta api dan peningkatan layanan KA Bandara menjadi prioritas guna memperkuat konektivitas warga Padang menuju gerbang udara utama Sumatera Barat.
Keselamatan Perlintasan Jadi Prioritas Utama
Di sisi operasional, aspek keselamatan tidak luput dari pembahasan. Kepala Humas KAI, Reza Shahab, menjelaskan bahwa KAI dan Pemkot Padang akan membentuk tim teknis khusus untuk menangani isu keselamatan di perlintasan sebidang.
“Keselamatan adalah harga mati. Bersama Pemkot, kami akan merumuskan langkah konkret yang terukur untuk menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang melalui tim teknis yang segera dibentuk,” ujar Reza.
Menuju Padang yang Modern dan Tertata
Kolaborasi ini dipandang sebagai wujud dukungan nyata KAI terhadap visi pembangunan Kota Padang yang lebih tertata dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, transportasi publik di Kota Padang diharapkan menjadi lebih selamat, nyaman, dan berkelanjutan.
"KAI siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan transportasi yang memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga," tutup Reza.
.jpg)
0 Komentar
silakan komentar yang berguna