| Ketua DPRD Sumbar, Muhidi saat safari ramadan. Ist |
SOLOK, KITAPUNYA. ID– Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Muhidi, MM, mengawali rangkaian Safari Ramadan 1447 H dengan mengunjungi Masjid Nurul Yaqin, Nagari Kuncir, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Minggu (22/2/2026) malam.
Kehadiran orang nomor satu di legislatif Sumbar ini disambut hangat oleh ratusan jemaah yang memadati masjid. Selain menyerahkan bantuan pembangunan, Muhidi membawa pesan penting mengenai integrasi nilai ibadah dalam kehidupan sehari-hari serta penguatan sumber daya manusia (SDM) bagi generasi muda.
Ibadah Sebagai Nafas Kehidupan
Dalam tausiyahnya, Muhidi mengajak masyarakat memaknai Ramadan sebagai momentum meningkatkan ketakwaan. Ia menekankan bahwa ibadah tidak terbatas pada ritual formal semata, namun mencakup seluruh aktivitas positif yang diniatkan karena Allah SWT.
“Manusia diciptakan dengan tujuan jelas, yaitu beribadah. Bekerja, bertani, hingga memimpin masyarakat adalah ibadah jika dilakukan demi mengharap ridha Allah. Orang yang bertakwa tidak hanya mendapat anugerah di akhirat, tapi juga jalan keluar dari setiap persoalan dunia,” ujar Muhidi.
Ilmu dan Keterampilan: Kunci Pengelolaan Alam
Menyentuh potensi lokal di Nagari Kuncir, Muhidi memotivasi warga untuk tidak berhenti menuntut ilmu guna mengelola sumber daya alam secara modern.
“Dengan ilmu, sawah yang biasanya panen satu kali bisa menjadi dua atau tiga kali lipat hasilnya. Allah sudah sediakan lahan dan gunung, tugas kita adalah mengelolanya dengan keterampilan yang mumpuni,” tambahnya.
Kabar Baik: Pemulihan Pasca-Bencana & Program Vokasi
Di hadapan jemaah, Muhidi juga menyampaikan perkembangan terkini mengenai penanganan musibah banjir dan galodo yang melanda Sumbar pada November 2025 lalu. Berkat sinergi yang kuat, data Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) berhasil diselesaikan hanya dalam waktu 48 hari dari target tiga bulan.
“Data sudah diserahkan ke pusat dan Gubernur telah mempresentasikan kebutuhan kita. Kita berdoa agar bantuan segera turun untuk pemulihan infrastruktur kita,” jelasnya.
Selain itu, Muhidi membawa kabar gembira bagi anak muda Sumatera Barat terkait peluang pelatihan vokasi bagi 5.000 pemuda dari Kementerian Ketenagakerjaan. Ia mendorong pemuda di Solok untuk bersiap mengambil peluang ini agar memiliki daya saing di dunia kerja maupun kewirausahaan.
Penyerahan Bantuan Simbolis
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap sarana ibadah, Muhidi menyerahkan bantuan total senilai lebih dari Rp56 juta yang terdiri dari:
Hibah Pemprov Sumbar: Rp50.000.000
CSR Bank Nagari: Rp5.000.000
Sumbangan Pribadi: Rp1.000.000
Fasilitas Ibadah: 40 mushaf Al-Qur’an dan 1 unit mesin genset dari PLN.
Menutup kunjungannya, Muhidi mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban selama bulan suci, menjauhi petasan, serta meramaikan masjid dengan kegiatan Pesantren Ramadan yang berkualitas bagi generasi penerus. (*)
0 Comments