Pasar Pabukoan Pariaman Ramai Diserbu Warga, Berburu Takjil Jadi Tradisi Ramadan

Semarak Ramadan 1447 H: Pasar Pabukoan Pariaman Jadi Pusat ‘War Takjil’ Terfavorit


PARIAMAN, KITAPUNYA.ID – Suasana sore di Kota Pariaman semakin semarak seiring memasuki pertengahan Ramadan 1447 Hijriah. 

Pada Minggu (8/3/2026), dua lokasi yang menjadi pusat aktivitas warga, yakni Pasar Rakyat Pariaman dan Pasar Kurai Taji, kembali ramai sebagai tempat berburu takjil atau yang dikenal masyarakat setempat dengan sebutan Pasa Pabukoan.

Sejak sekitar pukul 16.00 WIB, masyarakat mulai memadati area pasar untuk memilih berbagai hidangan berbuka puasa. Pasar pabukoan di Pariaman sudah lama dikenal sebagai tempat yang menawarkan beragam kuliner khas Minangkabau dengan cita rasa autentik.

Berbagai pilihan makanan tersedia, mulai dari gorengan khas Sala Lauak yang renyah di luar dan gurih di dalam, aneka gulai khas pesisir, lapek, hingga minuman segar seperti es tebak. Bagi warga yang memiliki aktivitas padat, pasar ini menjadi solusi praktis untuk mendapatkan menu berbuka yang lezat tanpa harus memasak sendiri.

Selain berburu takjil, aktivitas ngabuburit di Pariaman juga semakin diminati. Banyak warga maupun wisatawan memilih menghabiskan waktu menjelang berbuka dengan bersantai di kawasan Pantai Cermin dan Pantai Gandoriah.

Menikmati angin laut sambil menyantap camilan takjil menjadi cara sederhana untuk melepas penat sebelum azan Maghrib berkumandang. Pemandangan deretan sepeda motor yang melintas di jalur wisata pesisir dengan membawa bungkusan takjil pun menjadi gambaran khas Ramadan di kota ini.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Pariaman terus mendukung keberadaan pasar pabukoan sebagai upaya mendorong perputaran ekonomi pelaku UMKM lokal. Tradisi kebersamaan dalam menyambut Ramadan juga masih terjaga, salah satunya melalui kegiatan malamang atau memasak lemang yang masih dilakukan banyak keluarga di Pariaman.

Bagi masyarakat maupun pengunjung yang berada di Pariaman, pasar pabukoan menjadi salah satu destinasi menarik untuk menikmati ragam kuliner khas daerah sebelum waktu berbuka tiba. Selain menikmati hidangan, warga juga diimbau tetap menjaga kebersihan dan ketertiban agar suasana Ramadan tetap nyaman dan penuh berkah.(def*)

0 Comments