PADANG, KITAPUNYA.ID -Menyambut kepulangan ribuan perantau pada Lebaran 2026, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat mempermudah akses informasi publik. Kini, para pemudik tidak perlu lagi merasa bingung saat menjelajahi Ranah Minang, berkat hadirnya platform digital terintegrasi yang dapat diakses langsung melalui ponsel.
Melalui laman resmi https://s.id/mudiksumbar. Link tersebut menyajikan seluruh kebutuhan informasi penting dalam satu genggaman. Layanan ini dirancang untuk memastikan pengalaman pulang kampung para dunsanak berlangsung aman, nyaman, dan lancar.
Pantau Macet Lewat CCTV Real-Time
Salah satu fitur unggulan yang ditawarkan adalah akses langsung ke kamera pengawas (CCTV) di berbagai titik strategis. Kepala Dinas Kominfotik Sumbar, Rudy Rinaldy, menjelaskan bahwa sistem ini terhubung dengan area publik di beberapa wilayah kunci.
"Masyarakat bisa memantau kondisi lalu lintas secara live di Kota Padang, Bukittinggi, Solok, hingga Pesisir Selatan. Jadi, sebelum berangkat jalan-jalan atau silaturahmi, pemudik bisa mengecek dulu apakah jalur tersebut macet atau lancar," ujar Rudy kepada awak media di Padang, Senin (16/3).
Panduan One Way dan Akses Tol Padang-Sicincin
Selain pemantauan arus lalu lintas, platform ini juga memuat informasi krusial mengenai:
Aturan One Way: Jadwal dan rute sistem satu arah untuk mengurai kepadatan di jalur utama.
Tol Padang-Sicincin: Informasi operasional dan call center resmi untuk bantuan di jalan tol.
Posko Lebaran: Lokasi titik-titik pengamanan dan pelayanan terpadu di seluruh jalur mudik.
Layanan Darurat dan Fasilitas Umum Terdekat
Platform ini juga berfungsi sebagai "asisten pribadi" digital. Pemudik dapat dengan mudah menemukan lokasi fasilitas umum terdekat, seperti:
Layanan Kesehatan: Lokasi Rumah Sakit dan Puskesmas siaga.
Kebutuhan Logistik: Titik SPBU, ATM, hingga rekomendasi rumah makan.
Hotline Darurat: Akses cepat ke layanan kepolisian, pemadam kebakaran, dan pengaduan masyarakat.
"Fitur hotline ini sangat penting agar respons terhadap situasi darurat di lapangan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan terkoordinasi," tambah Rudy.
Edukasi Digital di Kampung Halaman
Hadirnya platform ini bukan sekadar alat bantu mudik, tetapi juga bagian dari upaya Pemprov Sumbar mendorong inklusi digital. Dengan kemudahan akses informasi berbasis teknologi ini, diharapkan para perantau dan masyarakat lokal semakin terbiasa memanfaatkan layanan pemerintah yang transparan dan responsif.
"Kami ingin memastikan perantau merasa 'dilayani' sejak menginjakkan kaki di Sumbar. Semua informasi sudah tersedia, tinggal klik saja," pungkasnya.

0 Comments