Wabup Ahmad Fadly: Efisiensi Anggaran Pengaruhi Pembangunan, Pemkab Tanah Datar Prioritaskan Program Strategis

 

Penyerahan bantuan secara simbolis. Ist 

TANAH DATAR, KITAPUNYA ID-Wakil Bupati Ahmad Fadly menegaskan efisiensi anggaran yang mencapai miliaran rupiah berdampak signifikan terhadap pelaksanaan pembangunan daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menetapkan skala prioritas sebagai langkah strategis agar program tetap berjalan efektif.

“Efisiensi anggaran yang mencapai miliaran rupiah sangat mempengaruhi pembangunan daerah. Karena itu, skala prioritas menjadi faktor penting dalam pelaksanaan pembangunan,” ujar Ahmad Fadly. Saat memberikan Sambutan pada acara kunjungan Tim Ramadhan Kabupaten Tanah Datar Tahun  1447 H./2026 Masehi  ke Mesjid Ashliya Panijauan Kecamatan .X Koto Senin 23/2/2026.

Ia menyebutkan, Bupati Eka Putra bersama dirinya dan organisasi perangkat daerah (OPD) terus berupaya mencari sumber pendanaan alternatif ke pemerintah provinsi maupun pusat.

Menurut dia, proses pembangunan tidak dapat dilakukan secara instan karena harus melalui tahapan dan ketentuan yang berlaku. “Kami terus berjuang agar Tanah Datar semakin baik. Pembangunan harus mengikuti prosedur dan mekanisme yang ada,” katanya.

Ahmad Fadly juga mengajak masyarakat, perantau, serta seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung program pembangunan daerah. Salah satu peluang yang bisa dimanfaatkan masyarakat, kata dia, adalah program Makan Bergizi Gratis dari pemerintah pusat dengan menjadi pemasok bahan pangan seperti tomat, cabai, kentang, bawang, hingga buah-buahan.

“Itulah potensi daerah kita yang harus dimaksimalkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia turut mengimbau masyarakat menyambut Ramadan dengan meningkatkan kualitas ibadah serta memakmurkan masjid, musala, dan surau melalui salat berjamaah dan tadarus Al-Qur’an.

Pada kunjungan tersebut, pemerintah daerah menyerahkan bantuan Rp10 juta serta bantuan berbuka puasa sebesar Rp1,8 juta. Dukungan juga diberikan oleh Bank Nagari Syariah sebesar Rp2,5 juta, Bank Syariah Indonesia Rp500 ribu, serta bantuan Al-Qur’an senilai Rp750 ribu.

Turut mendampingi dalam kegiatan itu sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait, termasuk perwakilan PLN dan BPJS Kesehatan.

0 Comments