AROSUKA, KITAPUNYA.ID– Pemerintah Kabupaten Solok menerima kunjungan tim Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam rangka survei lapangan dan pendataan kerusakan fasilitas umum, terutama rumah ibadah serta sarana kesehatan, Jumat (6/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Pertemuan Wakil Bupati Kabupaten Solok.
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi sekaligus pembaruan data kerusakan pascabencana yang tercantum dalam dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).
Kepala Bapelitbang Kabupaten Solok, Nafri, menyampaikan bahwa data yang tersedia sebelumnya masih belum sepenuhnya lengkap. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian agar seluruh lokasi terdampak dapat terakomodasi dengan baik.
“Data awal mengacu pada dokumen R3P, namun masih ada sejumlah titik yang belum tercatat. Saat ini kami tengah melengkapi dan menyesuaikan data tersebut,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Solok, Candra, yang mewakili Bupati Solok, melakukan koordinasi langsung melalui sambungan telepon dengan Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Kementerian PU, Al Jihad. Ia menyampaikan apresiasi atas keseriusan dan komitmen tim kementerian yang turun langsung ke daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Kementerian PU. Kami siap melengkapi seluruh kebutuhan data serta mendampingi tim survei agar proses pendataan dapat berjalan cepat dan optimal,” kata Candra.
Sementara itu, Al Jihad mengungkapkan bahwa dalam pendataan sebelumnya, tim kerap menghadapi kendala di lapangan akibat keterbatasan informasi detail, seperti alamat yang tidak jelas dan minimnya petunjuk lokasi.
“Melalui pembaruan data ini, kami berharap informasi yang disampaikan lebih akurat sehingga memudahkan tim dalam menemukan lokasi serta memastikan kondisi sebenarnya di lapangan,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Wabup Candra menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melengkapi seluruh dokumen pendukung, termasuk foto dan video kerusakan akibat banjir. Ia juga akan menginstruksikan para camat dan wali nagari agar mendampingi tim survei selama proses pendataan berlangsung.
“Kami ingin memastikan seluruh data yang disampaikan benar-benar valid dan sesuai fakta di lapangan. Tidak boleh ada data fiktif,” tegasnya.
Perwakilan Kementerian PU lainnya, Jheru, menambahkan bahwa sebagian data lama belum disertai titik koordinat yang jelas, sehingga menyulitkan pencarian lokasi. Ia mencontohkan adanya perbedaan keterangan alamat Masjid Baiturrahman yang tercatat di Paninggahan, Kecamatan Danau Kembar, sehingga perlu dilakukan pembaruan agar sesuai kondisi aktual.
Mengingat luasnya wilayah Kabupaten Solok, tim survei akan dibagi menjadi dua kelompok. Masing-masing tim akan bergerak ke kawasan Danau Kembar dan Singkarak guna mempercepat proses pendataan di lapangan.
Pertemuan yang turut dihadiri Wakil Bupati Solok serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Solok, Effia Vivi Fortuna, tersebut juga membahas langkah-langkah strategis percepatan rehabilitasi pascabencana.
Pemerintah Kabupaten Solok berharap sinergi yang terjalin dengan Kementerian PU dapat segera mewujudkan perbaikan fasilitas umum, sehingga kualitas pelayanan dan kenyamanan masyarakat dapat kembali meningkat.(def*)

0 Comments