Kolaborasi PLN dan Masyarakat Perkuat Mitigasi Risiko Bencana

 

Fadly Amran penyerahan bantuan


PADANG,KITAPUNYA.ID – Fadly Amran menghadiri peresmian sekaligus penyerahan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari PT PLN (Persero) untuk Kampung Siaga Bencana (KSB) Ulak Karang Selatan, Kamis (12/2/2026). Acara digelar di Kantor Lurah Ulak Karang Selatan dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan setempat.

Program ini merupakan upaya penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Kegiatan mencakup pelatihan, penyediaan peralatan pendukung, serta pemetaan wilayah rawan dan jalur evakuasi di kawasan pesisir Ulak Karang Selatan.

Dalam sambutannya, Fadly mengapresiasi peran PLN dalam mendukung kesiapsiagaan warga, khususnya di Kota Padang yang berada di wilayah rawan gempa dan tsunami.

“Program ini patut diapresiasi. PLN, melalui TJSL, menyalurkan bantuan berupa pelatihan, peralatan, dan pembentukan kampung siaga bencana di Ulak Karang Selatan. Kita juga telah melihat pemetaan zona evakuasi serta potensi bencana di sini,” ujar Fadly.

Ia menekankan pentingnya membangun kesiapsiagaan secara sistematis dan berkelanjutan, bukan hanya bersifat reaktif. Meskipun semua pihak berharap Kota Padang aman dari bencana, pemahaman terhadap kontur wilayah, kondisi geografis, dan langkah mitigasi tetap menjadi hal yang wajib.

“Tentu kita semua berdoa agar Kota Padang terhindar dari bencana. Namun, memahami kontur dan kondisi geografis wilayah tetap penting agar masyarakat bisa hidup aman, nyaman, dan selaras dengan lingkungan,” tambahnya.

Iwan Arif Setiyawan, Manager UPP Sumbagteng 2 PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah, menyampaikan bahwa program TJSL mencerminkan komitmen PLN sebagai mitra pembangunan sosial, bukan sekadar penyedia listrik.

“Dengan program ini, kami berharap masyarakat lebih siap dan terlatih menghadapi potensi bencana. Bantuan pelatihan dan peralatan yang diserahkan hari ini diharapkan dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan,” ujar Iwan.

Dalam kegiatan tersebut, warga diperkenalkan dengan peta jalur evakuasi dan titik kumpul aman serta menerima peralatan pendukung kesiapsiagaan. Pendekatan berbasis komunitas ini diharapkan memperkuat koordinasi antarwarga saat kondisi darurat.

Turut hadir Direktur Program Daulat Institute, Andri Rusta; Camat Padang Utara, Sa’at; serta Lurah Ulak Karang Selatan, Fitriani.

Dengan pembentukan Kampung Siaga Bencana ini, Ulak Karang Selatan diharapkan menjadi contoh penguatan ketangguhan masyarakat berbasis komunitas di Kota Padang, sekaligus memperluas kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMN, dan masyarakat dalam mitigasi risiko bencana.(def*)

0 Comments