Gubernur Mahyeldi Ajak Masyarakat Ambil Hikmah dari Musibah

 

Gubernur Mahyeldi Ansharullah bersama Bupati Agam, Benni Warlis


PALEMBAYAN, KITAPUNYA.ID– Kehangatan dan haru mewarnai Masjid Taqwa Muhammadiyah Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Jumat (20/2).

Di tengah proses pemulihan pascabencana, warga Salareh Aia Timur menyambut kedatangan Tim Safari Ramadan 1447 H Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin Gubernur Mahyeldi Ansharullah. Bupati Agam, Benni Warlis, turut mendampingi kunjungan tersebut.

Kehadiran mereka bukan sekadar kegiatan formal, melainkan menjadi dorongan semangat bagi masyarakat yang masih berusaha memulihkan kehidupan pascagempa dan banjir.

Bupati Benni Warlis mengungkapkan rasa syukurnya karena Salareh Aia Timur terpilih sebagai lokasi Safari Ramadan Provinsi tahun ini. Menurutnya, kunjungan tersebut menunjukkan perhatian nyata pemerintah provinsi terhadap warga terdampak bencana.

“Ini bukti kepedulian pak gubernur terhadap masyarakat Salareh Aia Timur yang sedang berjuang bangkit pascabencana dua bulan lalu,” ujar Benni.

Dia menambahkan, Salareh Aia Timur termasuk salah satu kawasan paling parah terdampak bencana di Kabupaten Agam. Banyak korban jiwa berjatuhan, rumah warga dan fasilitas umum rusak, serta lahan pertanian hancur. Infrastruktur jalan, terutama jalan provinsi yang menjadi penghubung perekonomian masyarakat, juga mengalami kerusakan berat.

“Ruas jalan utama di Palembayan yang terdampak November lalu harus segera diperbaiki agar wilayah ini tidak kembali terisolasi,” kata Bupati. Dia juga menyoroti kondisi ruas jalan Malalak dan Simpang Gudang–Padang Luar yang memerlukan perhatian cepat, agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat kembali normal.

Sementara itu, Gubernur Mahyeldi mengajak masyarakat untuk mengambil hikmah dari musibah yang terjadi. Ia menekankan bahwa bencana yang melanda Salareh Aia Timur dan daerah lain di Sumbar merupakan kehendak Allah SWT.

“Segala sesuatu berada dalam kuasa Allah, bahkan yang di luar dugaan kita. Ini menunjukkan kekuasaan-Nya menguasai alam semesta,” ujarnya.

Di bulan Ramadan ini, Mahyeldi mendorong warga untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan meningkatkan kualitas ibadah. “Ramadan adalah momentum untuk menjadi insan bertakwa,” kata Gubernur. Dengan ketakwaan yang meningkat, ia berharap masyarakat selalu mendapat perlindungan dan dijauhkan dari bencana di masa mendatang.

Selain itu, Tim Safari Ramadan juga menyerahkan bantuan bagi masjid dan warga, berupa uang tunai, Al-Qur’an, kain sarung, serta berbagai kebutuhan lainnya.

Kunjungan ini menjadi penguat harapan bagi warga Salareh Aia Timur, bahwa mereka tidak sendiri dan kebersamaan menjadi modal utama untuk bangkit kembali dari duka pascagempa dan banjir.(def*)

0 Comments