Dharmasraya Sejahtera Merata, Setahun Kepemimpinan Annisa-Leli

 

Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni


DHARMASRAYA, KITAPUNYA.ID – Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni genap satu tahun memimpin Kabupaten Dharmasraya. Selama setahun terakhir, kepemimpinan pasangan ini menunjukkan komitmen nyata terhadap pembangunan daerah.

“Sudah satu tahun kami menjalankan amanah ini. Meskipun awalnya bukan sesuatu yang saya rencanakan sejak lama, setiap kesempatan yang diberikan Allah pasti memiliki tujuan baik. Kesempatan ini memberi kami kesempatan berbuat lebih banyak dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkap Bupati Annisa.

Bupati Annisa juga mengakui bahwa tahun pertama kepemimpinannya penuh tantangan. Selain rasa lelah, ada juga kekhawatiran, terutama saat memulai dengan kebijakan efisiensi dan menghadapi defisit anggaran di awal pemerintahan. Namun, semua rasa lelah terbayar saat melihat semangat dan senyum masyarakat.

“Alhamdulillah, selama setahun kami mampu bergerak membangun di berbagai sektor, berkat dukungan pemerintah pusat, provinsi, dan kerja sama dengan berbagai pihak termasuk perusahaan. Kami juga telah menyusun blueprint pembangunan sebagai panduan agar langkah ke depan lebih terarah, berkelanjutan, dan inovatif dalam pendanaan,” lanjut Annisa.

Ia menambahkan, “Bismillah, kami akan terus berusaha. Dengan dukungan, kritik, masukan, dan doa dari masyarakat, InsyaAllah kita akan semakin kuat dan kompak mewujudkan Dharmasraya Sejahtera Merata.”


Capaian Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Dharmasraya

1. Infrastruktur

  • Rehabilitasi dan rekonstruksi jalan (APBD) – total 24,7 Km, antara lain:

    • Simpang Tabek-Padang Laweh (6,8 Km)

    • Lawai-Sitiung (4,4 Km)

    • Simpang Microwave-Sungai Duo (5,2 Km)

    • Pulai-Simpang Tabek (4,4 Km)

    • Ampalu-Koto Salak (3,2 Km)

    • Simpang Blok E-Sipangkur (0,72 Km)

  • Kerja sama Pemda dan CSR perusahaan – beberapa ruas jalan desa dan kabupaten telah diperbaiki, termasuk Nagari Lubuk Besar, Koto Salak-Koto Baru, Sungai Limau, Tanjung Alam, dan lainnya.

  • Rehabilitasi jembatan – 7 unit jembatan selesai, termasuk di Nagari IV Koto Dibawah, Banai, Taratak Tinggi, Padukuan, dan Koto Laweh (80% progres).

  • Pembangunan jembatan baru – Jembatan Gantung Ampang Kuranji (progres 10%), Gantung Mudik Lago Banai dan Aramco Lubuk Karak direncanakan April 2026.

  • Irigasi – Dukungan APBN lebih dari Rp55 miliar untuk perbaikan daerah irigasi, pembangunan jaringan irigasi air tanah, jalan produksi pertanian, dan pengendalian banjir.

  • Air bersih dan pemukiman – Peningkatan kapasitas SPAM Pulau Sawah, pembangunan Pamsimas dan sumur, perbaikan rumah tidak layak huni, serta peningkatan kualitas pemukiman kumuh Pasar Lama Pulau Punjung.

  • Telekomunikasi dan digitalisasi – Pembangunan tower BTS di lima titik, hotspot di sarana pendidikan.

2. Ekonomi Kerakyatan

  • Bantuan bibit pertanian dan peternakan melalui program One Village One Product (OVOP).

  • Bantuan bibit perkebunan sawit dan kopi untuk replanting, pupuk, pestisida, beasiswa bagi anak petani sawit, dan program penanaman bibit kopi 2.000 hektare.

  • Pengembangan industri pengolahan – pembangunan gudang Bulog, pabrik RMU, kelapa sawit, pakan, pembibitan sawit, serta pengelolaan tambang rakyat di 34 blok wilayah.

3. Pendidikan, wisata, dan budaya

  • Pembangunan SD dan SMP – 21 sekolah direhab atau dibangun baru senilai Rp30 miliar, serta pengadaan sarana pendidikan Rp4,6 miliar.

  • Beasiswa Dharmasraya Juara untuk 2.000 siswa dan pembangunan Sekolah Rakyat senilai Rp200 miliar.

  • Olahraga dan pemuda – kegiatan fun run, tarkam, dan car free day.

  • Wisata budaya – Candi Pulau Sawah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional, serta bimtek perangkat adat dan rumah gadang.

4. UMKM dan Kesejahteraan Sosial

  • Optimalisasi ekosistem UMKM – 8 Koperasi Desa Merah Putih aktif, 10 dapur Makan Bergizi Gratis melayani 24.376 penerima manfaat, serta aplikasi OVOP.

5. Kesehatan

  • 136.651 orang menerima pemeriksaan kesehatan gratis.

  • 37 orang menjalani operasi katarak, 121 anak mengikuti sunatan massal.

  • Pembangunan fasilitas kesehatan seperti cathlab RSUD Sungai Dareh, gedung paru, gedung Puskesmas Sitiung, dan bantuan alat kesehatan senilai Rp19 miliar.

  • Bantuan Rp3 juta untuk ibu hamil pada desil 1, 2, dan kehamilan berisiko mulai April 2026.(def*)

0 Comments