BKSDA Temukan Bunga Bangkai Langka di Palupuah

 



Agam, KitaPunya.id. – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat kembali mencatat penemuan bunga endemik khas Sumatera, Amorphophallus Titanum, di Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam.

Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Sumbar, Syahrul Fitra, menyebutkan bahwa tinggi bunga bangkai yang ditemukan mencapai 113 centimeter, dengan keliling bunga 69 centimeter dan keliling batang 33 centimeter. Penemuan ini dilaporkan pada Senin di Kabupaten Agam.

Menurut Syahrul, berdasarkan data BKSDA, Kecamatan Palupuah menjadi kawasan dengan temuan bunga bangkai terbanyak. Beberapa jenis yang tercatat antara lain Amorphophallus titanum, Amorphophallus beccarii, Amorphophallus paeoniifolius, dan Amorphophallus gigas.

Dari jenis-jenis tersebut, Amorphophallus gigas termasuk yang paling langka. Sebaran spesies ini di Ranah Minang tergolong terbatas. “Terakhir kali Amorphophallus gigas ditemukan di Jorong Batang Palupuah, Nagari Koto Rantang, pada 2021,” ujar Syahrul.

Ia menambahkan, setelah bunga bangkai layu, sekitar tujuh bulan kemudian akan muncul vegetasi baru berupa daun dan batang.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, bunga bangkai termasuk tanaman yang dilindungi. Oleh karena itu, BKSDA aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka memahami status perlindungan bunga ini dan tidak melakukan perusakan akibat ketidaktahuan.

BKSDA juga menegaskan telah memberikan peringatan kepada pihak yang sengaja membabat bunga bangkai dan meminta mereka untuk tidak mengulanginya. “Kami terus menyosialisasikan bahwa bunga ini termasuk tanaman yang dilindungi undang-undang,” tutup Syahrul.(def*)

0 Comments