| Penyerahan bantuan BPOM RI, oleh Kepala BBPOM Padang, Marten Suhendri kepada pemerintah daerah. Ist |
KITAPUNYA.ID, PADANG – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali menegaskan kepeduliannya terhadap korban bencana alam di Sumatera Barat. Melalui program BPOM Peduli, bantuan senilai total lebih dari Rp315 juta diserahkan untuk wilayah terdampak banjir dan longsor.
Serah terima bantuan dilaksanakan pada Sabtu, 6 Desember 2025, bertempat di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Padang. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala BBPOM di Padang, M. Suhendri, Apt., M.Farm., yang mewakili Kepala Badan POM, dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D. , kepada Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, S.KM, M.KM..
Dukungan Total Rp315 Juta dari Sinergi Industri
Penggalangan Bantuan BPOM Peduli ini merupakan hasil kerja sama Badan POM dengan berbagai perusahaan di bidang Obat dan Makanan, sebagai bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR).
Total bantuan untuk wilayah Sumatera Barat mencapai Rp315.614.000,-, yang terdiri dari:
Bantuan Barang senilai Rp242.414.000,-, mencakup:
Bahan makanan (mie instan, telur, biskuit, makanan bayi).
Minuman (susu, air mineral).
Kebutuhan harian (sabun dan shampoo).
Obat-obatan dan suplemen kesehatan.
Bantuan Uang Tunai sejumlah Rp73.200.000,-.
Sejumlah perusahaan besar yang berpartisipasi dalam program ini antara lain PT Indofood Sukses Makmur , PT Paragon Corp. , PT Mayora Indah , PT Kalbe , dan PT Tirta Investama (Danone).
Tiga Daerah Prioritas dan Bantuan Lanjutan
Kepala BBPOM di Padang, M. Suhendri, Apt., M.Farm., menyatakan bahwa bantuan ini akan didistribusikan ke tiga daerah terdampak utama di Sumatera Barat pada hari yang sama: Kota Padang, Kota Pariaman, dan Kabupaten Agam.
Ia juga menambahkan komitmen untuk tahap selanjutnya. "Insyaallah, minggu depan akan diusahakan lagi bantuan termin berikutnya," ungkap M. Suhendri.
Aksi cepat tanggap ini menunjukkan peran aktif BPOM bersama industri obat dan makanan dalam meringankan beban masyarakat Sumatera Barat yang tertimpa musibah.
0 Comments