Langkah Cepat Pemulihan Pasca-Bencana: Anggaran Rp1,2 Triliun Dikawal untuk Rekonstruksi 20 Ruas Jalan di Sumatera Barat

Penampakan kerusakan akibat banjir bandang. Ist 


KITAPUNYA.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, bergerak cepat mengawal pemulihan infrastruktur di Sumatera Barat (Sumbar).  

Ia tengah memperjuangkan alokasi dana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana sebesar Rp1,207 triliun yang diperuntukkan bagi perbaikan 20 ruas jalan provinsi yang rusak parah.

Langkah ini merupakan bentuk nyata advokasi pusat atas permohonan resmi Gubernur Sumatera Barat yang meminta dukungan DPR RI untuk memastikan percepatan pembangunan akses publik yang terdampak bencana.

Menjemput Anggaran untuk Rakyat

Dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (19/12), Andre menegaskan bahwa tugasnya sebagai wakil rakyat asal Sumatera Barat adalah memastikan aspirasi daerah dieksekusi oleh pemerintah pusat.

“Hari ini saya datang membawa mandat dari surat Gubernur Sumatera Barat. Pak Gubernur meminta saya mengawal 20 ruas jalan provinsi agar masuk dalam pendanaan rehabilitasi dan rekonstruksi. Total kebutuhannya mencapai Rp1.207.500.000.000,” ungkap Andre.

Ia menekankan pentingnya pengawalan ini agar anggaran tersebut benar-benar terserap dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di ranah Minang. “Ini tugas kami untuk memastikan dana sekitar Rp1,2 triliun ini benar-benar berhasil dibawa pulang ke Sumatera Barat untuk memperbaiki jalan-jalan terdampak,” tambahnya.

Hasil Tinjauan Lapangan dan Koordinasi Menteri

Keseriusan Andre dalam memperjuangkan dana ini dibuktikan dengan peninjauan langsung ke sejumlah titik kerusakan bersama Balai Jalan. Beberapa wilayah prioritas yang menjadi fokus usulan antara lain:

Kawasan Malalak dan Manggopoh

Alahan Panjang dan Bayang

Sasak, Tiku, hingga Palembayan

“Sebagian ruas sudah saya survei langsung di lapangan. Sisanya akan terus kita kawal agar seluruh usulan Pemprov Sumbar disetujui pemerintah pusat,” jelasnya. Andre juga mengonfirmasi bahwa usulan ini telah disampaikan langsung kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU), dan ia optimis pemerintah akan memberikan restu.

Era Eksekusi di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo

Andre menyebutkan bahwa semangat pemulihan ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang mengutamakan hasil nyata daripada seremoni belaka. Pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran besar untuk pemulihan infrastruktur di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Secara spesifik, untuk Sumatera Barat, total anggaran infrastruktur mencapai belasan triliun rupiah. “Di mana sekitar Rp13,52 triliun dikelola langsung oleh Kementerian PU. Presiden menegaskan kehadiran pemerintah bukan sekadar seremoni, tapi eksekusi,” tegas Andre.

Awal Pemulihan Sumatera Barat

Menutup pernyataannya, Andre Rosiade menegaskan bahwa pengawalan anggaran ini merupakan awal dari transformasi infrastruktur Sumbar pascabencana.

“Ini bukan ujung perjalanan, melainkan permulaan. Insyaallah, perbaikan 20 ruas jalan provinsi ini bisa segera terealisasi demi mobilitas dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat,” pungkasnya.


 

0 Comments