Tiga Hari Operasi Zebra Singgalang 2025: Polda Sumbar Catat 6 Kecelakaan, 1 Korban Meninggal Dunia

Ditlantas Polda Sumbar melakukan  penindakan pelanggaran di Operasi Zebra Singgalang 2025. (Foto: Ditlantas Polda Sumbar)

KITAPUNYA.ID, PADANG- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) merilis data awal pelaksanaan Operasi Zebra Singgalang 2025, yang telah memasuki hari ketiga. 

Operasi penertiban disiplin berlalu lintas ini berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 17 hingga 30 November 2025.

Kepala Posko (Kaposko) Operasi Zebra Singgalang 2025, Iptu Afrizal Sahar, menyampaikan laporan sementara yang menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mencatat, sampai hari ketiga pelaksanaan operasi, telah terjadi enam kasus kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di wilayah hukum Polda Sumbar,” ujar Iptu Afrizal Sahar, Rabu (19/11/2025).

Peristiwa Laka Lantas tersebut menimbulkan sejumlah korban, dengan rincian:

Meninggal Dunia: 1 orang

Luka Berat: 1 orang

Luka Ringan: 8 orang

Penindakan Tilang dan Edukasi Diintensifkan

Selain pencatatan kasus kecelakaan, Ditlantas Polda Sumbar gencar melakukan penindakan terhadap pelanggar aturan lalu lintas menggunakan dua metode:

Metode Penindakan Jumlah Pelanggaran

ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) 45 pelanggaran

Tilang Manual 89 pelanggaran

Teguran Persuasif 712 teguran

Penindakan tilang manual dan elektronik diimbangi dengan pemberian teguran persuasif kepada pengguna jalan. Tercatat, sebanyak 712 teguran telah diberikan sebagai bagian dari upaya edukasi dan peningkatan kesadaran tertib berlalu lintas di masyarakat.

Peringatan: Kecelakaan Berawal dari Pelanggaran

Iptu Afrizal Sahar kembali mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pengendara, untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat mengemudi.

“Kami menghimbau agar selalu berhati-hati. Jangan melakukan pelanggaran sekecil apapun, karena setiap kecelakaan lalu lintas diawali dengan pelanggaran,” tegasnya.

Polda Sumbar mengingatkan bahwa keselamatan adalah prioritas utama, mengingat keluarga selalu menanti kepulangan di rumah. Kesadaran untuk tidak melakukan pelanggaran merupakan kunci untuk menekan angka Laka Lantas.


0 Comments