Jadikan Harau "Rumah Bersama", Festival Panjat Tebing Diharapkan Dongkrak Ekonomi UMKM Sumbar

 

Foto bersama.ist 

PADANG-Anggota DPR RI Fraksi PKS dari Dapil Sumatera Barat II, Hj. Nevi Zuairina, turut menghadiri pembukaan Festival Panjat Tebing Lembah Harau FPTI 2025 di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. 

Acara yang digelar pada Rabu, 1 Oktober 2025 ini dibuka langsung oleh Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Nasional, Yenny Wahid.

Festival ini menarik partisipasi sekitar 180 pemanjat tebing dari berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan potensi besar Lembah Harau sebagai arena olahraga ekstrem. Nevi Zuairina, yang juga menjabat sebagai Ketua FPTI Sumbar, hadir bersama jajaran pengurus FPTI dan berbagai pihak terkait.

Sinergi Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Lokal

Dalam keterangannya, Nevi menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya festival ini, melihatnya sebagai ajang penting yang melampaui sekadar kompetisi olahraga.

"Lembah Harau adalah anugerah Allah SWT bagi Sumatera Barat. Melalui festival ini, kita tidak hanya mempromosikan olahraga panjat tebing, tetapi juga memperkenalkan keindahan alam kita kepada dunia," ungkap Nevi.

Politisi PKS ini sangat menekankan pentingnya sinergi antara sektor olahraga, pariwisata, dan ekonomi masyarakat lokal. Ia percaya bahwa event nasional seperti ini mampu memberikan dampak langsung bagi pelaku UMKM, penggiat pariwisata, dan masyarakat di sekitar Lembah Harau.

"Semakin banyak event nasional yang digelar di Sumatera Barat, semakin besar pula peluang ekonomi masyarakat kita. Ini yang harus terus kita dukung bersama," tambahnya.

Melahirkan Atlet dan Menjaga Kelestarian Alam

Nevi berharap festival ini dapat mencapai dua tujuan utama: melahirkan atlet-atlet panjat tebing berprestasi yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional, sekaligus menjadikan Lembah Harau sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia.

Menutup pernyataannya, Nevi Zuairina mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam Lembah Harau sebagai warisan yang harus dipelihara untuk generasi mendatang.

"Mari kita jaga Harau, bukan hanya sebagai tempat olahraga, tetapi juga sebagai rumah bersama yang harus kita lestarikan," pungkasnya.





0 Comments