![]() |
| Narasumber memaparkan materi sesuai bidang masing-masing. Dok kitapunya |
PADANG-Provinsi Sumatera Barat menunjukkan keseriusannya dalam memerangi kekerasan terhadap perempuan dan anak. Melalui inisiatif dari P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Limpapeh Rumah Nan Gadang, sebuah dialog interaktif strategis digelar pada 12 Agustus 2025 di Gedung Pertemuan MIFAN, Kota Padang Panjang.
Acara ini secara khusus mengumpulkan tokoh dan masyarakat dari Kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar untuk bersama-sama menguatkan benteng keluarga.
Ketua Pelaksana Dialog Interktit Bersama Tokoh dan Masyarakat di Padang Panjang dan Tana Datar, Mutmar Yenny Daimis, mengatakan, kehadiran 70 peserta dialog interaktif, mencerminkan kolaborasi lintas sektor yang kuat. Mereka terdiri dari tokoh adat, perwakilan pemerintah kecamatan dan desa, aktivis perlindungan anak, serta anggota masyarakat dari keluarga rentan. Kehadiran ini menjadi cerminan bahwa isu perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama.
Mewujudkan "Ruang Bersama Merah Putih"
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkuat ketahanan keluarga di tingkat akar rumput. Berlandaskan pada Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, serta peraturan daerah terkait, P2TP2A berupaya menurunkan frekuensi kekerasan di lingkungan rumah tangga, sekolah, dan masyarakat.
Salah satu inovasi yang disosialisasikan adalah konsep "Ruang Bersama Merah Putih (Indonesia)". Program ini bertujuan menciptakan desa atau nagari yang benar-benar ramah terhadap perempuan dan anak. Melalui dialog ini, para peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang potensi dan strategi daerah untuk mewujudkan program tersebut, termasuk menggali kembali nilai-nilai kearifan lokal yang relevan.
Pembekalan dari Para Ahli
Acara ini menghadirkan jajaran narasumber yang kompeten di bidangnya, memberikan wawasan yang komprehensif kepada para peserta:
Berikut adalah daftar lengkap narasumber dan judul materi yang disampaikan dalam kegiatan "Dialog Interaktif Bersama Tokoh dan Masyarakat di Daerah Terdampak dalam Rangka Penguatan Ketahanan Keluarga" di Gedung Pertemuan MIFAN, Kota Padang Panjang:
Ketua P2TP2A Limpapeh Rumah Nan Gadang Provinsi Sumatera Barat, Hj. Harneli Bahar.
Materi: "Ketahanan Keluarga dalam Mencegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak"
Ketua Bundo Kanduang Kota Padang Panjang, Asnidar, S. Kar, MSn
Materi: "Penerapan Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Membangun Ruang Bersama Merah Putih"
Kadis P3AP2KB Provinsi Sumatera Barat, dr. Herlin Sridiani
Materi: "Sosialisasi Ruang Bersama Merah Putih (Indonesia) Solusi untuk Mencegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak"
Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kota Padang Panjang, Nofi Yanti, S, STP, MM
Materi: "Potensi dan Strategi Daerah untuk Mewujudkan Ruang Bersama Merah Putih"
Dialog interaktif yang berlangsung dua sesi, pagi dan siang itu dipandu dua moderator Dra. Daslinur dan Faizil Wardah, SE, ME.
Sumbar

0 Comments