Jokowi Perintahkan Pembangunan Sabodam Marapi Dimulai Tahun Ini, Sumbar Ajukan 5 Permohonan Penting!

Presiden RI, Joko Widodo didampingi Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah dan jajaran terkait saat meninjau lokasi banjir di Kabupaten Agam. Ist

 AGAM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungannya ke Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (21/5/2024) membawa angin segar bagi penanganan bencana di Sumbar, khususnya di Kabupaten Agam dan Tanah Datar yang terkena dampak banjir bandang pada 11 Mei lalu.

Perintah Penting Jokowi:

Pembangunan sabodam di kawasan Gunung Marapi segera dimulai tahun ini untuk mengantisipasi banjir lahar dingin.

Percepatan penanganan infrastruktur yang rusak akibat bencana, dengan menggunakan anggaran dari pemerintah pusat.

Pembangunan flyover Lembah Anai untuk menggantikan fungsi jalan nasional yang putus total.

Percepatan pembangunan Jalur Tol Padang-Pekanbaru seksi Padang-Sicincin-Bukittinggi-Lima Puluh Kota sebagai jalur alternatif saat bencana.

Percepatan pembangunan Flyover Sitinjau Lauik untuk menggantikan fungsi jalan nasional yang rawan kecelakaan dan longsor.

Langkah Nyata Jokowi:

Mendengar paparan kondisi penanganan bencana dari Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.

Mendengar usulan permohonan dari Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah.

Meninjau langsung kerusakan infrastruktur di Bukik Batabuah, Agam.

Memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia.

Memastikan kebutuhan logistik bagi pengungsi terpenuhi.

Sumbar Ajukan 5 Permohonan:

Pembangunan sabodam di Gunung Marapi.

Rekonstruksi infrastruktur yang menjadi kewenangan pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

Pembangunan flyover Lembah Anai.

Percepatan pembangunan Tol Padang-Pekanbaru.

Percepatan pembangunan Flyover Sitinjau Lauik.

Kunjungan Presiden Jokowi diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan infrastruktur dan upaya antisipasi bencana di Sumbar. Lima permohonan yang diajukan Gubernur Sumbar juga menjadi perhatian utama pemerintah pusat untuk membantu masyarakat Sumbar agar lebih tangguh dalam menghadapi bencana alam. Rel



0 Comments