arrow_upward

Pemprov Sumbar Bakal Gelar Pasar Murah, Cek Jadwal dan Lokasinya

Wednesday, 14 September 2022 : 19:07


PADANG-Pasca kenaikkan BBM, semua harga kebutuhan pokok naik drastis. Kondisi itu membuat masyarakat menjerit. Sebagai solusi pemerintah provinsi, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar akan menggelar pasar murah selama empat hari di halaman kantor gubernur.

Bazar atau pasar murah itu akan berlangsung Senin hingga Kamis (19-22 September 2022). 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar, Asben Hendri mengatakan pasar murah itu menyediakan aneka kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau.

"Ya, pasar murah atau bazar ini membantu masyarakat untuk mendapatkan harga murah dibanding harga yang ada di pasar. Mari ramaikan pasar murah di halaman kantor gubernur dan dapatkan harga sembako murah," terang Asben, didampingi Kabid Perdagangan, Rabu (14/9).

Dikatakannya, pasar murah akan mengikutsertakan Toko Tani Indonesia Center (TTIC), Bulog, distributor di bawah naungan Disperindag, serta klaster binaan BI. Pada lokasi pasar murah juga disediakan mobil kas keliling BI untuk memberikan layanan uang layak edar kepada masyarakat serta mengedukasi ciri-ciri keaslian uang rupiah.

"Selain menyediakan sembako murah, bazar juga melibatkan UMKM yang ada di Sumbar," terang Asben.

Di pasar murah itu disediakan stand gratis untuk 162 UMKM dan semua stand tersebut sudah terisi. Pasar murah yang menyediakan kebutuhan pokok seperti beras, minyak, telur, cabai dan lainnya ersebut juga dalam rangka memperingati hari jadi Sumbar yang ke 77 tahun.

Sebelumnya, Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menyampaikan bazar atau pasar murah sebagai salah satu program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

“Saya harap bazar murah ini nantinya bakal diadakan serentak di seluruh kabupaten kota se-Sumbar. Kita harus serius dalam menekan inflasi, jangan menganggap enteng. Kita harus serius bersinergi dan berkolaborasi meningkatkan potensi-potensi pangan di Sumbar menekan laju inflasi,” tegas Mahyeldi. YL