-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Lestarikan Budaya Minangkabau, Pembangunan Rumah Gadang Malintang Panai Dimulai

Saturday, 17 April 2021 | 09:11 WIB Last Updated 2021-04-17T02:11:51Z

Wagub Sumbar periode 2016-2021 melakukan peletakkan batu pertama pembangunan rumah gadang kaum Malintang Panai. Ist


PESSEL-Tokoh Sumatra Barat Nasrul Abit Datuak Malintang Panai meletakkan batu pertama pembangunan rumah gadang Kaum Malintang Panai di Kenagarian Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Sabtu pagi 10 April 2021.

 

Wakil Gubernur Sumatra Barat periode 2016-2021 itu, mengajak seluruh dunsanak yang ada di ranah rantau maupun yang di kampung halaman, ikut serta berpartisipasi agar proses pembangunan cepat selesai.

 

“Hari ini, saya selaku Datuak Malintang Panai beserta seluruh kaum Melintang Panai, meletakkan batu pertama pembangunan rumah gadang kaum malintang Panai di Kenagarian Air Haji, Kecamtan Linggo Sari Baganti di Pesisir Selatan,” kata Nasrul Abit, Jumat (16/4).

 

Nasrul Abit berharap, dengan adanya rumah gadang ini, dirinya dan kaum Malintang Panai serta masyarakat Air haji pada umumnya, dapat berbuat lebih banyak lagi dalam memberikan sumbangsih untuk melestarikan budaya kesenian tradisional seperti rabab, silek dan kesenian lainnya.

 

Selain itu, kaum Malintang Panai juga bertekad mengembalikan nuansa kembali ke Surau.

 

“Harapannya adalah, dengan adanya Rumah Gadang ini nantinya, kita akan bisa mengembangkan kesenian tradisional apakah itu rabab, silek, apakah itu nanti kesenian dan lain-lain. Kita juga ingin, nuansa kembali ke Surau kita bangkitkan kembali. Kiranya, pembangunan rumah gadang ini nantinya bisa segera terlealisasikan. Sehingga kami dari kaum Malintang Panai, juga ikut membantu pelestarian budaya Minangkabau yang ada, khususnya di Air Haji,”ujar Nasrul Abit.

 

Selama bulan suci Ramadan, Nasrul Abit mewakili keluarga dan kaum Malintang Panai menyampaikan permohonan maaf jika ada kesalahan baik itu disengaja atau yang tidak disengaja. Ia mengajak seluruh masyarakat di Sumatra Barat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan jika nanti melaksanakan ibadah shalat tarawih berjamaah di Masjid.

 

“Soal shalat tarawih dan ibadah lainnya di bulan suci Ramadhan, kita tunggu instruksi pemerintah ya. Yang jelas, kita harus tetap berdisiplin mentaati protokol kesehatan karena pandemi sampai saat sekarang belum berakhir,”tutup Nasrul Abit. rel

×
Berita Terbaru Update