-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Zona Merah Tak Ada Lagi di Sumbar, Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah

Monday, 2 November 2020 | 06:35 WIB Last Updated 2020-11-01T23:35:47Z


Ilustrasi


PADANG - Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke 34 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Barat, maka mulai 1 November sampai 7 November 2020, ditetapkan zona daerah. Tidak ada lagi zona merah di Sumbar. Hanya zona oranye dan kuning.


Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengatakan, zona oranye dengan risiko sedang ada 15 daerah yakni, Kota Padang, Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kota Pariaman, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Solok, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan , Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman Barat.


Zona Kuning dengan risiko rendah ada 4 daerah yakni, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten 50 Kota, Kota Payakumbuah dan Kabupaten Sijunjung.


"Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-34 ini, diminta kabupaten/kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran Covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan. Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin,"katanya.


Sementara, total masyarakat Sumbar yang positif Covid-19 di Sumbar sudah 14.762 orang .Terjadi penambahan 224 orang pada  Minggu (1/11). Pasien sembuh bertambah 203 orang, sehingga total sembuh 10.519 orang dan meninggal bertambah 6 orang sehingga total meninggal 280 orang.


Kepala Dinas Kominfo Prov. Sumbar selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengatakan, jumlah pasien sembuh makin banyak. Karena, ketika terjadi lonjakan kasus terinfeksi, maka pada 14 hari berikutnya akan diikuti dengan jumlah kasus yang tinggi.


"Pemprov Sumbar sesuai arahan Gubernur Irwan Prayitno tetap upayakan tingkat kesembuhan yang tinggi, "sebutnya.


Dari data, Tim Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand dan Veteriner Baso terkonfirmasi tambahan 224 warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 203 orang dan meninggal dunia bertambah 6 orang.


Rincian tambahan positif:


Kota Padang 143 orang

Kota Solok 6 orang

Kota Pariaman 5 orang

Kabupaten Agam 1 orang

Kabupaten Dharmasraya 7 orang

Kabupaten Solok 6 orang

Kabupaten Kepulauan Mentawai 4 orang

Kabupaten Limapuluh Kota 7 orang

Kabupaten Padang Pariaman 4 orang

Kabupaten Pasaman 1 orang

Kabupaten Pesisir Selatan 34 orang

Kabupaten Sijunjung 2 orang

Kabupaten Solok Selatan 1 orang

Kabupaten Tanah Datar 3 orang


Pasien sembuh sebanyak 203 orang, dengan rincian:


Kota Padang 143 orang

Kota Solok 2 orang

Kota Pariaman 6 orang

Kabupaten Agam 3 orang

Kabupaten Dharmasraya 3 orang

Kabupaten Solok 3 orang

Kabupaten Kepulauan Mentawai 2 orang

Kabupaten Padang Pariaman 28 orang

Kabupaten Pasaman 2 orang

Kabupaten Pesisir Selatan 6 orang

Kabupaten Sijunjung 5 orang


Meninggal dunia sebanyak 6 orang, dengan rincian: 


Kota Solok 1 orang

Kota Padang 3 orang

Kabupaten Pasaman Barat 1 orang

Kabupaten Solok 1 orang. YL

×
Berita Terbaru Update