Kemenag Padang Sambut Baik Inovasi Pegadaian: Haji Kini Bisa Ditabung dengan Emas!

PADANG – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang memberikan apresiasi tinggi terhadap seminar perencanaan haji yang sukses digelar oleh PT Pegadaian pada Sabtu, 19 Juli 2025. Inisiatif ini dinilai membuka cakrawala baru bagi masyarakat yang bercita-cita menunaikan ibadah haji.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Padang, Zulfahmi, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat informatif dan edukatif. "Atas nama Kemenag, kami mengapresiasi seminar ini. Masyarakat kini mendapatkan informasi seputar haji secara lebih detail, yang sekaligus meningkatkan literasi di tengah-tengah kita," ungkapnya.

Zulfahmi menambahkan, seminar ini mendorong masyarakat untuk melihat peluang baru dalam perencanaan haji, yakni melalui tabungan emas. "Selama ini, masyarakat hanya tahu menabung itu dengan uang. Padahal, menabung emas lebih menjanjikan karena nilainya akan mengikuti harga pasar saat itu, sehingga nilai uang kita tetap terjaga," jelasnya. Ia berharap program ini semakin mengedukasi masyarakat dan mendorong lebih banyak orang untuk mulai menabung emas.

Arrum Haji Pegadaian: Solusi di Tengah Antrean Panjang

Antusiasme terhadap program ini juga terlihat dari PT Pegadaian. Kepala Bagian Unit Usaha Syariah (UUS) PT Pegadaian Kantor Pusat, Hendratmo, yang turut hadir di Padang, mengungkapkan bahwa sudah ada 62.000 masyarakat yang mendaftar program Arrum Haji dari Pegadaian.

Hendratmo mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan program ini, terutama mengingat masa tunggu haji di Indonesia yang semakin panjang. "Masa tunggu di Sumatera Barat saja sudah mencapai 22-25 tahun. Kita tidak tahu kondisi usia dan kesehatan kita di masa depan. Masyarakat bisa segera mendaftarkan diri ke Pegadaian untuk mendapatkan porsi haji lebih awal," pesannya.

Kepala Departemen Produk Gadai Pegadaian Area Padang, Busra Adrianto, menjelaskan kemudahan akses program Arrum Haji. "Masyarakat hanya perlu menitipkan logam mulia emas, baik emas perhiasan maupun saldo tabungan emas senilai 3,5 gram atau sekitar Rp5 jutaan untuk mendapatkan porsi haji," ujarnya. Program Arrum Haji ini memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan nomor porsi haji terlebih dahulu, kemudian melunasinya melalui sistem angsuran.

Inovasi Pegadaian ini diharapkan menjadi solusi cerdas bagi masyarakat Sumatera Barat yang ingin mewujudkan impian berhaji, di tengah tantangan masa tunggu yang semakin panjang.








0 Comments