-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Hari Pertama Sekolah Tatap Muka di Padang, Begini Ungkapan Siswa

Monday, 4 October 2021 | 21:08 WIB Last Updated 2021-10-04T14:08:13Z

BERSEMANGAT - Sejumlah siswa SMP Negeri 4 Padang terlihat cukup bersemangat menuju sekolahnya di hari pertama pelaksanaan pembelajaran tatap muka. (BB)


PADANG-Senin, 4 Oktober 2021 adalah hari pertama belajar tatap muka di Kota Padang. Hari ini hari yang ditunggu pelajar. Mereka sudah tak sabar belajar di sekolahnya setelah sekian lama belajar secara daring. 


Jam masih menunjukkan kurang dari pukul 07.00 WIB. Namun Daffa siswa SMP Negeri 4 Padang sudah ingin bergegas menuju sekolahnya. Dia sangat bersemangat datang ke sekolah. Ini hari pertamanya resmi memakai seragam SMP.


Sesampai di sekolah dengan diantar ayahnya, Daffa tampak masih canggung. Seorang diri dia menuju lokalnya. Masih belum terlihat interaksi dengan sesama kawan, meski sebelumnya sudah sering bertemu secara online.


“Belum begitu kenal pak. Masih canggung. Ini pertama kali bertemu kawan-kawan. Tapi senang pak,” kata Daffa siswa kelas VII SMP Negeri 4 Padang itu.


Begitupun diakui Enjel (9), salah seorang siswa SD Negeri 13 Kelurahan Seberang Padang.


Dia mengaku sangat senang datang ke sekolah untuk mengikuti belajar bersama guru serta juga dapat bertemu kawan.


“Awak gembira ke datang ke sekolah sebab bisa bercanda sama kawan selain belajar,” papar siswa SD ini dengan polos.


Ya, itulah gambaran hari pertama pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Padang. Hari pertama sekolah tatap muka para peserta didik terlihat ceria dan bahagia datang dari rumah masing-masing.


Siswa yang datang, diantar oleh wali muridnya dengan seragam sekolah masih baru. Maklum belum pernah dipakai sejak tahun ajaran baru dimulai. Tak lupa mereka pun memakai masker.


Sesampai di gerbang sekolah, siswa langsung di cek suhu tubuh dan menjelang masuk kelas diwajibkan mencuci tangan.


Kepala SD N 13 Kelurahan Seberang Padang, Nurlaili menyampaikan hari pertama PTM di sekolah pelaksanaannya berjalan dengan baik dan penerapan protokol kesehatan terealisasi secara penuh.


“Alhamdulillah pelaksanaan di hari pertama berjalan lancar dan semua siswa dijemput antar oleh wali murid,” ujar Nurlaili.


Ia menyampaikan, sistem pembelajaran di kelas duduknya berjarak dan jumlah siswa hanya setengah dari jumlah anak. Selebihnya anak belajar daring.


Awal pembelajaran di kelas lanjutnya siswa masuk pukul 07.00 WIB dan pulang 11.00 WIB. Peserta didik tidak diizinkan istirahat keluar dan hanya boleh duduk dalam kelas, sebab siswa bawa bekal dari rumahnya.


“Tak ada siswa yang dibolehkan keluyuran diluar saat jeda,” ucapnya.


Nani (43 tahun) seorang wali murid menyambut baik pelaksanaan PTM di sekolah dan menginginkan prosesnya terus dilaksanakan.


“Kalau belajar di rumah agak susah anak memahami pelajaran. Belum lagi akhir-akhir ini jaringan internet agak lelet,” ujarnya.


Terpisah, Kabid Dikdas Disdik Padang, Syafrizal Syair menyampaikan proses PTM hari pertama berjalan maksimal dan tak ada kendala.


“Alhamdulillah sarana dan prasarana Prokes di sekolah tersedia lengkap dan kita awasi terus,”paparnya


Ke depannya, Disdik berharap pelaksanaannya terus lancar. Jika perlu full.


“Kita meminta majelis guru dapat awasi ketat Prokes anak. Supaya klaster baru tak muncul,” pungkasnya. BB

×
Berita Terbaru Update