-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Menkopolhukam : Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Akan Diproses Secara Hukum

Wednesday, 16 September 2020 | 21:22 WIB Last Updated 2020-09-16T14:22:51Z
Menkopolhukam RI, Mahfud MD, didamping Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat mendarat di Bandara Internasional Minangkabau, Rabu (17/9). Humas pempov Sumbar
PADANG-Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, Mahfud MD, memastikan pelakukan penusukan Syekh Ali Jaber akan diproses di pengadilan. Meski demikian polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan latar belakang motif penusukan tersebut.


"Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Mahfud di Padang, yang melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Sumbar.


Terkait dengan beredarnya informasi bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan, Mahfud mengatakan bahwa saat ini aparat masih melakukan penyelidikan latar belakang dan jaringan yang ada di belakang pelaku penusukan.



"Spekulasi di tengah masyarakat ada dugaan si penusuk ini sakit jiwa. Tapi kita belum percaya, kita pasti akan tahu dia sakit jiwa betul atau tidak. Itu nanti diketahui setelah diselidiki. Kalau orang sakit jiwa jejak pasti ada," kata Mahfud.


Menurut Mahfud, untuk menentukan pelaku penusukan waras atau mengalami gangguan jiwa, nantinya mendatangkan saksi ahli dari dokter kejiwaan.



"Setelah itu hakim yang memutuskan pelaku penusukan sakit jiwa atau tidak. Kalau polisi tidak bisa memutuskan pelaku penusukan Syekh Ali Jaber itu sakit jiwa," terangnya.


Mahfud tekankan bahwa pemerintah sampai saat ini tidak percaya kalau Alfin sakit jiwa. Karena banyak yang beranggapan orang yang sakit jiwa bebas hukum.



"Kami dari pemerintah akan terus memantau semua perkembangan hukum Alvin. Oleh sebab itu sampai ini, kami atau pihak aparat terus menyelidiki bagaimana latar belakang dan apa jaringan yang ada di belakang anak ini," jelas Mahfud.



Sebelumnya diketahui, Syekh Mohammad Ali Jaber ditusuk orang tak dikenal saat berceramah di Masjid Falahuddin, Jalan Tamin, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Kota Bandar Lampung, Ahad (13/9) petang. Syekh Ali menderita luka tusuk di lengan kanan bagian atas.


Sementara, kunjungan kerja Menkopolhukam akan berada di Padang hingga Kamis (17/9). Agendanya Peluncuran Program Konsultasi Publik dilanjukan penyerangan bantuan maskerdan Duduak Basamo Dengan Tungku Tigo Sajarangan. Kemudian dilanjutkan dengan acara Dialog Kebangsaan di Conventiont Hall Universitas Andalas Sumbar, dengan peserta dari unsur Civitas Akademika Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta.



Dia tiba di Padang Rabu (16/9). Dalam menyambutnya para pejabat saling menyalami dengan sentuhan sikut tangan. Tidak seperti biasanya, saling menjabat tangan.
Mereka berbincang sejenak di VIP Room BIM dan dilanjutkan dengan coference pers terkait penusukan Syekh Ali Jaber. YS
×
Berita Terbaru Update